Anatomi Tumbuhan (jaringan tumbuhan)

Anatomi (tomain = irisan) tumbuhan pada hakekatnya adalah morfologi. Jika morfologi mengacu kepada bentuk-bentuk luar tubuh maka anatomi mengacu kepada bentuk-bentuk luar tubuh maka anatomi mengacu kepada bentuk-bentuk organ di dalam tubuh yang harus dilihat dengan mikroskop seperti bentuk sel epidermis, sel serangga, tipe stomata, jaringan palisade, jaringan bunga karang, dll. 
Penggunaan ciri-ciri anatomi tumbuhan di dalam taksonomi ini baru berjalan sekitar kira-kira 100 tahun, setelah ditemukannya mikroskop dengan kekuatan yang tinggi. Penelitian dengan menggunakan mikroskop ini menjadi lebih jelas dan menyakinkan, terutama pada ciri-ciri yang meragukan apabila dilihat dengan mata telanjang. 
Penentuan kelopak yang berlekatan atau tidak berlekatan dengan mikroskop akan memberikan gambaran yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan pengamatan mata telanjang.
Namun di banyak peristiwa pada dunia tumbuhan terdapat dua tumbuhan atau dua spesimen yang persis sama secara morfologi, sehingga memiliki nama ilmiah yang sama. 
Peristiwa ini dapat saja dilihat pada pada tanaman duku, langsat, pisitan dan kokosan = Lansium domesticum. Ketika nama ilmiah yang diberikan, maka berdasarkan specimen yang ada terlihat ke empat-nya memiliki persamaan secara morfologi sehingga diberi nama ilmiah yang sama. 
Akan tetapi sebagian besar orang Indonesia dapat membedakan langsat dengan duku. Akibatnya dilakukan penelitian anatomi dan ternyata keduanya memiliki suatu perbedaan yang cukup menyolok dari bentuk dan jumlah jaringan epidermis dan jaringan palisade.
Akibat dari kedua jenis tersebut harus dipisahkan sehingga muncullah Lansium domesticum dan Lansium dacco. Anatomi bentuk daun sering juga dapat digunakan untuk membedakan satu taksa dengan taksa yang lainnya. 
Diketahui pada pengamatan bentuk anatomi daun, ternyata Acer sp. Dan Platonus sp. Yang secara morfologi kelihatan sangat mirip ternyata memiliki bentuk susunan anatomi daun yang sangat jauh berbeda. 
Banyak lagi studi-studi anatomi batang tumbuhan berbunga yang dapat membedakan satu taksa dengan taksa yang lain. Pada suku Euphorbiaceae untuk semua anggota jenisnya dicirikan oleh adanya pembuluh lateks yang walaupun bentuknya mirip dengan kaktus, tetapi suku cactaceace tidak mempunyai pembuluh latekx.
Demikianlah artikel ini dibuat semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi anda untuk mengetahui tentang pentingnya anatomi tumbuhan. 

Salam GENUS (Generasi Penerus)

Loading...
loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *