Bunda Maria, Ibunda Yesus Kristus

Diposting pada 47 views
Ilmu Pengetahuan ( Event Zero Indonesia ) Mungkin tidak semua orang tahu siapakah Bunda Maria, namun saya percaya Bunda Maria bagi kaum umat agama Katholik secara khususnya pasti tahu Bunda Maria. 

Sebab Bunda Maria merupakan salah satu ciri khas dari agama Katholik. Salah seorang wanita yang dipercaya yang melahirkan Yesus Kristus sebagai Putra-Nya. Seluruh pengetahuan tentang Bunda Maria dimulai di dalam injil yang ditulis oleh pengabar injil Mattew, Luke, dan John, yang merupakan bagian dari Perjanjian Baru dari Alkitab. 

Menurut Keyakinan Kristen, Yesus Kristus putra Tuhan lahir di atas bumi dalam bentuk wujud manusia adalah Almasih (Juru Selamat) yang datang untuk membebaskan masyarakat Israel dari ikatan pemerintahan Roma dan memimpin mereka ke suatu kerajaan baru.

Sebagai ibu Yesus, diketahui bahwa Maria menduduki suatu peran yang sangat penting di dalam teologi dan pemujaan dari 1,6 miliar umat Kristen, terutama juga pada mereka yang berada dibawah naungan Gereja Katholik. 
Sejarawan juga memprediksi bahwa Maria berusia antara 16 hingga 18 tahun pada saat melahirkan putra-Nya pada 4 SM. Bagaimanapun, ketepatan kondisi dari kematian-Nya tidak diketahui dan injil hanya menyediakan ringkasan pandangan sekilas tentang hidup-Nya.
Bunda Maria, Ibunda Yesus Kristus
Ketika Malaikat Jibril menceritakan kepadaNya bahwa meskipun ia masih gadis (perawan), Dia akan mengandung putra Tuhan, dan itu tertuang dalam Injil (Luke 1:26). Dalam kewibawaan yang tenang pada kelahiran putraNya dan dikunjungan para gembala dan Magi (tiga orang bijaksana yang mengikuti bintang kea rah Bethlehem dan membawa hadiah bagi Yesus), (Matthew 1:12; Luke 2:1) dan ketika Yesus telah diperkenalkan di kuil (Luke 2:21). Kemudian, ketika Maria menemukan Yesus mengajar di Kuil, Maria mengucapkan pernyataan kedua dari tiga pernyataan yang direkam :”Putraku, mengapa kamu bertindak begitu dengan kami? Bapakmu dan aku sudah mencari kamu dalam kondisi dukacita” (Luke 2:41).
Perkataan terakhir-Nya yang direkam adalah di pesta perkawinan di Cana ketika dia mengatakan kepada Yesus “Mereka tidak punya anggur”, membisikkan-Nya untuk melaksanakan mukjizat pertamanya, yang mengubah air menjadi anggur (John 2:1). Bunda Maria terlihat terakhir kali di kaki kayu salib menangis ketika Yesus meninggal (John 19:25)
Diketahui dari kitab Injil sebagai Perawan Maria, umat Kristen mulai segera menghormati Maria sebagai Bunda Tuhan Theotokos. Pada abad ke-7, mereka dating untuk menyakini bahwa Dia masih tetap seorang perawan sepanjang hidup-Nya (Ever Virgin). Pada abad pertengahan, kemurnian yang terus menerus pada diri Maria dating untuk menyiratkan bahwa Dia bebas dari semua dosa, termasuk dosa asli, selanjutnya didefenisikan dalam dogma Rom Katholik sebagai Immaculate Conception (ajaran dalam agama Katholik yang mengatakan bahwa Bunda Maria dikandung tapa dosa asal). Bunda Maria juga dipercaya sebagai wanita yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk sejarah di dunia.
Demikianlah artikel ini dibuat semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi anda tentang Bunda Maria.
Salam GENUS (Generasi Penerus)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *