Cara, syarat dan rukun menyembelih hewan

Ilmu Pengetahuan (Event Zero Indonesia)

Cara, syarat dan rukun menyembelih hewan

Pada akhir- akhir ini, banyak sekali makanan yang ditemukan mengandung bahan yang haram. Salah satu bahan itu yaitu daging babi. Bagi umat muslim, daging babi merupakan suatu bahan makanan yang haram, karena di dalam daging babi terdapat bibit- bibit penyakit dan cacing pita yang dapat menggangu kesehatan kita. Bakso merupakan salah satu makanan yang banyak digemari masyarakat Indonesia, yang berbahan dasar daging sapi. Namun pada saat ini banyak pedagang nakal yang mengoplos daging sapi dengan daging babi, banyak pedagang yang melakukan ini karena faktor harga daging sapi yang melambung tinggi. Karena hal itu, mari kita baca artikel tentang Cara, syarat dan rukun menyembelih hewan.
Cara, syarat dan rukun menyembelih hewan

A. Binatang/ hewan halal dan haram

1. Binatang/ hewan halal

Binatang/ hewan yang halal yaitu binatang yang boleh untuk dimakan menurut syariat islam. Binatang yang halal ada 2 macam, yaitu :

– Yang hidup di darat

a. Binatang ternak
– Kambing
– Sapi
– Kerbau
– Unta, dll.
b. Unggas
– Angsa
– Ayam
– Bebek
– Burung
c. Serangga
– Belalang
– Laron

–  Yang hidup di air

– Kepiting
– Belut
– Ikan gurame
– Ikan lele, dll.

2. Binatang/ hewan haram

Binatang/ hewan haram yaitu hewan yang jelas dilarang untuk dimakan oleh ajaran islam, contohnya :
1. Daging babi, alasannya : karena banyak mengandung bibit- bibit penyakit dan cacing pita.
2. Bangkai, alasannya : karena mengandung banyak bakteri yang membahayakan tubuh.
3. Darah, alasannya : karena darah sulit untuk dicerna dalam tubuh.
4. Hewan yang dicekik, dipukul, jatuh, ditanduk hewan lain, hewan yang dimakan binatang buas, hewan yang disembelih tanpa menyebut nama Allah SWT.
5. Binatang yang kotor dan menjijikan, contoh : cacing, ulat, tikus, dll.
6. Hewan buas dan bertaring, contoh : harimau, singa, macan, serigala, dll.
7. Burung yang berkuku tajam untuk memangsa hewan lain, contoh : elang, rajawali, burung hantu, gagak, dll.
8. Hewan amfibi, contoh : katak, buaya, dll.
9. Hewan yang sunnah untuk dibunuh, contoh : ular, tikus, anjing, dll.
10. Hewan yang dilarang untuk dibunuh, contoh : semut, lebah, burung hud- hud.


B. Cara penyembelihan hewan

1. Cara tradisional

Yaitu cara penyembelihan yang dilakukan dengan menggunakn pisau yang tajam dan hanya untuk memenuhi kebutuhan individu/ keluarga dalam jumlah yang sedikit.

2. Cara modern

Yaitu penyembelihan yang dilakukan dengan menggunakan alat modern (memakai mesin potong). Dan dilakukan di tempat pemotongan hewan dengan tujuan untuk mempercepat penyembelihan serta untuk memenuhi kebutuhan yang lebih banyak.


C. Syarat dan rukun dalam menyembelih hewan 

Dalam penyembelihanhewan harus memenuhi rukun dan syarat sah yang ditentukan oleh ajaran islam.

1. Rukun menyembelih hewan 

a. Orang yang menyembelih beragama islam/ ahli kitab
b. Hewan yang disembelih adalah hewan yang halal.
c. Alat yang digunakan harus tajam.
d. Metode/ cara penyembelihannya secara islami dengan membaca bacaan Basmallah.

2. Syarat sah menyembelih hewan 

a. Hewan yang disembelih harus halal dan masih hidup.
b. Orang yang menyembelih adalah orang islam dan diawali dengan menyebut nama Allah SWT.
c. Menggunakan alat yang tajam, kecuali : gigi, tulang dan kuku.
d. Penyembelihan dilakukan dengan tujuan yang baik dan diridhoi oleh Allah SWT.
e. Menyembelih pada pangkal pinang hingga putus saluran pernafasan dan saluran makanan. 

Demikian artikel tentang  Cara, syarat dan rukun menyembelih hewan ini saya buat, semoga bermanfaat. Sekian dan Terima kasih

Salam PC (Prestasi Cemerlang)
Loading...
loading...
4 Comments

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *