Defenisi, Gejala dan Pencegahan Terhadap Cacar Air

Diposting pada 84 views
Ilmu Pengetahuan ( Event Zero Indonesia ) Pasti ada yang pernah mengalami jenis penyakit ini, salah satunya saya saja juga pernah terkena penyakit ini. Dan rasanya sungguh menyiksa sekali. Cacar air atau Varicella simplex adalah suatu jenis penyakit yang menular yang diketahui disebabkan oleh infeksi virus varicella-zoster

Pada saat itu saya terkena jenis penyakit ini di waktu masih SMA kelas XII, tentu saja selain menyiksa, juga memalukan karena efek yang ditimbulkan dari cacar air ini, salah satunya bekas luka yang ditimbulkan menjadi tidak enak dipandang dan memiliki potensi terkena juga orang lain yang sehat ketika dekat dengan kita. Sebab penularan dari cacar ini diketahui melalui udara bahkan hingga kontak langsung dengan penderita cacar air tersebut.

Pada saat itu penyakit ini berlangsung hingga 3 pekan bahkan hampir sebulan penyembuhan yang terjadi pada diriku. Pada mulanya gejala yang ditimbulkan dari orang yang akan terkena cacar air yaitu mulanya akan merasakan sedikit rasa demam, pilek, cepat merasakan lelah, lemah dan merasa lesu bahkan rasanya malas sekali bergerak di tiap harinya. 
Gejala-gejala inilah yang saat itu ku alami dan berdasarkan sumber bahwa hal tersebut merupakan salah satu ciri dari infeksi virus. Setelah beberapa hari kemudian ini akan timbullah suatu bercak kemerahan pada kulit yang berukuran kecil dapat ditemukan di sekitar dada, perut atau punggung. Namun pada saat terjadi pada saya, pertama kali muncul di kening saya.
Defenisi, Gejala dan Pencegahan Terhadap Cacar Air
Tapi pada saat itu masih belum saya perhatikan pada bagian tubuh saya karena kurang saya perhatikan, namun saat berkaca saya melihat ada satu di kening saya yang mulanya saya kira jerawat ternyata itu awal mulanya makin banyak sehingga menyebar ke seluruh tubuhku. Hingga akhirnya membentuk suatu benjolan atau lenting yang berisi air dengan dinding yang tipis. 
Biasanya ketika ini terjadi dan timbul akan merasakan suatu nyeri dan gatal-gatal yang rasanya ingin di garuk saja. Pada umumnya ketika lenting yang berisi air ini pecah dengan sendirinya, maka akan meninggalkan bekas yang membentuk seperti lubang dan akan memberi bekas warna hitam. 
Namun sebaiknya ketika anda mengalami penyakit ini di anjurkan agar tetap mandi agar kuman-kuman yang masih melekat di tubuh terbawa oleh air bersih tersebut, sebab kalau tidak mandi dapat menyebabkan daerah yang tidak terkena cacar air menjadi terinfeksi. Dan harus sering mengganti pakaian di setiap harinya, perbanyak makan-makanan yang bergizi dan aneka buah-buahan yang mempercepat kesembuhan yang banyak mengandung vitamin C dan kelapa muda kalau saya di waktu itu.
Adapun pencegahan yang terbaik yang dapat dilakukan untuk di zaman yang sudah canggih ini adalah dengan mulailah memberikan imunisasi pada anak-anak yang berusia dari 12 bulan dan dapat dilakukan dengan vaksinasi untuk cacar air.
Demikianlah artikel Defenisi, Gejala dan Pencegahan Terhadap Cacar Air ini dibuat semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi anda tentang cacar air.
Salam GENUS (Generasi Penerus)

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.