Definisi dan Penjelasan Generator Sinkron

Diposting pada 692 views
Ilmu Pengetahuan ( Event Zero Indonesia ) Mungkin banyak yang tidak mengira dan tidak mengetahui bahwa dalam kehidupan sehari-hari dalm energi listrik banyak orang ataupun konsumen dihasilkan oleh generator sinkron fasa banyak (polyphase) yang ada dipusat-pusat pembangkit tenaga listrik. Generator sinkron yang dipergunakan ini ternyata mempunyai rating daya dari ratusan ampere (MVA). Disebut dengan “mesin sinkron”, karena bekerja pada kecepatan dan frekuensi konstan di bawah kondisi “Steady State”. Mesin sinkron bisa dioperasikan baik sebagai generator maupun motor.

Mesin sinkron ini biasanya bisa dioperasikan baik sebagai generator maupun motor. Mesin sinkron ini bila difungsikan sebagai motor berputar dalam kecepatan konstan, apabila dikehendaki kecepatan yang bersifat variabel, maka motor sinkron dilengkapi dengan pengubah frekuensi seperti “inverter atau Cycloconverter”. Sebagai generator, beberapa mesin sinkron sering dioperasikan secara paralel, seperti di pusat-pusat pembangkit. Adapun tujuan dari paralel adalah adanya pembagian beban antara generator yang satu dengan lainnya.
Definisi dan Penjelasan Generator Sinkron

Ada dua struktur medan magnet pada mesin sinkron yang merupakan suatu dasar kerja dari mesin tersebut, yaitu kumparan yang mengalir penguat DC dan sebuah jangkar tempat dibangkitkkannya ggl AC. Hampir semua mesin sinkron mempunyai jangkar diam (stationer) dan struktur medan berputar. Kumparan DC pada struktur medan yang berputar dihubungkan pada sumber luar melalui slipring dan sikat, tetapi ada juga yang tidak mempergunakan sikat yaitu sistem “brushless excitation”. Kemudian dari itu akan dilanjutkan sedikit.

Diketahui dari beberapa sumber bahwasannya untuk membangkitkan flux magnetik diperlukan penguat DC. Penguat DC ini bisa diperoleh dari generator DC penguat sendiri yang seporos dengan rotor mesin sinkron. Pada mesin dengan kecepatan rendah, tetapi rating daya yang besar, seperti generator Hydroelectric, maka generator DC yang digunakan tidak dengan penguat atau menggunakan magnet permanen (penguat aktif).

Biasanya untuk medan rotor yang digunakan tergantung pada kecepatan mesin, mesin dengan kecepatan yang tinggi seperti turbo generator mempunyai silinder, sedangkan mesin dengan kecepatan rendah seperti hydroelectric atau generator listrik-diesel mempunyai rotor kutub tonjol. Begitu pula pada stator dari mesin sinkron ini terbuat dari besi magnetik yang berbentuk laminasi untuk mengurangi rugi-rugi arus pusar.

Demikianlah artikel ini dibuat semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi anda.

Salam GENUS (Generasi Penerus)
Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.