Aliexpress INT
Kirim Artikel
Need Backlink From This Web PRchecker.info

Definisi Motor Split Phase

Ilmu Pengetahuan ( Event Zero Indonesia ) Pada umumnya motor split phase (resistance-star motor) adalah suatu motor induksi satu fasa yang memiliki dua buah kumparan pada bagian statornya, yaitu kumparan utama (main stator winding) dan kumparan bantu (auxilary stator winding). Bila dibandingkan nilai resistansi dan reaktansi kumparan utama dengan kumparan bantu pada motor split phase sebagai berikut:

  • Maka pada kumparan utamanya mempunyai suatu nilai resistansi yang kecil dan reaktansi yang besar.
  • Begitu pula pada kumparan bantu mempunyai nilai resistansi yang besar dan reaktansi yang kecil.
Biasanya untuk mendapatkan suatu nilai resistansi yang besar pada kumparan bantu dapat dilakukan dengan memasang tahanan seri atau dengan menggunakan kumparan yang mempunyai tahanan tinggi. Bila diambil suatu penggambaran tentang motor split phase jika arus Is yang mengalir di kumparan bantu tertinggal dari tegangan V dengan sudut yang sangat kecil, sedangkan arus lm yang mengalir di kumparan utama tertinggal dari tegangan V dengan sudut yang besar. Sudut fase antara lm dan is dibuat sebesar mungkin karena torsi yang dihasilkan sebanding dengan Sin Ɑ.
Definisi Motor Split Phase
Sakelar sentrifugal diletakkan secara seri dengan kumparan bantu dan terletak di bagian dalam motor. Fungsi sakelar sentrifugal adalah sebagai alat pemutus otomatis suplai tegangan dari sumber ke kumparan bantu, apabila putaran motor telah mencapai 75 % dari kecepatan nominal motor. Saat star, torsi yang dihasilkan motor split phase berkisar antara 150%-200% dari torsi beban penuh. Sedangkan arus startnya bisa mencapai 6 sampai dengan 8 kali arus nominal motor. Diketahui dari beberapa sumber bahwa pada umumnya motor split phase digunakan untuk daya yang kecil yaitu antara 1/20 hp sampai dengan 1 hp dengan putaran dari 865 Rpm sampai 3.450 Rpm.

Ternyata di dalam motor split phase, ada cara untuk mengubah kecepatan motor split phase menjadi dua kecepatan yang dengan cara yang umum dilakukan pada putaran yang searah, yaitu dengan cara menambah jumlah kumparan utama dengan kumparan bantu tetap, menggunakan dua kumparan utama dan dua kumparan bantu, dan yang terakhir dengan menggunakan hubungan khusus, yaitu hubungan consequent-pole tanpa menambah kumparan utama atau kumparan bantu.

Demikianlah artikel ini dibuat semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi anda.

Salam GENUS (Generasi Penerus)

Loading...
loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *