4 Cara Menghilangkan Sikap Zalim

Diposting pada 27 views

Pengertian Sikap Dzalim

Menurut bahasa, kata dzalim memiliki pengertian yang sama dengan kata aniaya. Adapun arti dari kedua kata ini adalah tidak adil atau sewenang-wenang. Sikap zalim diibaratkan seperti kegelapan yang dapat menutup hati seseorang. Nabi Muhammad SAW bersabda dalam suatu hadits

“Jauhilah dan takutlah kamu berbuat dzalim, sebab sesungguhnya ke-dzalim-an itu merupakan kegelapan di hari kiamat”

dikutip dari H.R Bukhari Muslim.

Nabi besar Muhammad SAW yang juga merupakan penutup dari para Nabi menyatakan jika aniaya atau perbuatan zalim merupakan sikap buruk yang tercela. Perbuatan ini dilarang oleh Allah SWT karena tidak ada kebaikan di dalamnya.

menjauhi sikap dzalim dalam islam

Cara Menjauhkan Diri dari Sikap Dzalim

Berikut beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk menjauhkan diri dari sikap dzalim yakni:

1. Mantapkan Niat

Segala sesuatu tentu didasarkan dari niat. Semakin  besar dan mantap niat yang anda tekankan dalam hati, maka semakin baik pula hasilnya. Berlaku pula sebaliknya, semakin rapuh niat yang anda tekankan dalam hati, maka semakin mudah pula anda melanggar ketetapan hati anda sendiri.

Atas niat yang baik dan keinginan berubah yang besar, bisa dipastikan jika anda bisa merubah sikap anda dari yang buruk menjadi lebih baik lagi. Mantapkan diri sendiri untuk selalu berbuat baik dan menjauhi sikap dzalim antar sesama.

2. Ciptakan Kasih Sayang

Kasih sayang bukan hanya dilakukan untuk diri sendiri melainkan juga secara nyata dilakukan antar sesama. Menciptakan kasih sayang dengan sesama, memiliki banyak manfaat bagi kehidupan seperti menghindarkan diri dari sikap dzalim sekaligus meningkatkan rasa persatuan antar manusia. Melalui sikap kasih sayang antar sesama, maka keadilan sekaligus kedamaian akan tercipta sehingga sosialisasi antar sesama akan terjalin dengan baik.

Baca Juga  Permasalahan Peserta Didik

3. Ingatkan Pada Diri Sendiri Jika Allah Tidak Tidur

Telah dijelaskan di atas, jika perbuatan zalim atau aniaya merupakan jenis perbuatan yang dilarang karena hanya menimbulkan keburukan. Ingatkan pada diri sendiri jika Allah SWT merupakan Dzat yang tidak tidur. Segala perbuatan kita akan dicatat dan diminta pertanggungjawaban di akhirat sana. Sekecil apapun dosa yang kita lakukan, dosa tersebut akan dihitung. Sebaliknya, sekecil apapun kebaikan yang kita perbuat, maka pahala yang akan kita dapatkan.

4. Perhatikan Hak Orang Lain

Setiap orang memiliki hak untuk hidup. Mereka memiliki hak untuk bisa hidup dengan baik dan damai di bumi Allah SWT. Sama seperti saat anda tidak suka jika hak anda disalahgunakan oleh orang lain, maka orang lain pun memiliki sikap yang sama. Dalam hal ini saling menghargai hak sesama, mampu menghindarkan anda dari sikap aniaya atau dzalim terhadap sesama.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *