Mengenal Tokoh Empat Serangkai

Diposting pada 5.910 views

Tokoh Empat Serangkai

Empat Serangkai. Sebagai langkah awal ketika Jepang baru saja menjajah Indonesia, Jepang menyebarkan propaganda yang kemudian dikenal dengan gerakan Tiga A, yang dibentuk pada akhir bulan Maret tahun 1942, yang diketuai oleh Mr. Samsuddin, salah satu tokoh Parindra di Jawa Barat. 

Namun, gerakan ini hanya bertahan selama beberapa bulan saja dan akhirnya digantikan dengan organisasi baru yang juga dibentuk oleh pemerintah Jepang. Organisasi tersebut dinamakan dengan Putera (Pusat Tenaga Rakyat) yang secara resmi mulai berdiri tanggal 6 April 1943.

Organisasi baru ini dipimpin oleh orang-orang terkemuka di Indonesia yang kemudian dikenal sebagai ‘Empat Serangkai’ yang terdiri dari Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, KH. Mas Mansyur dan Ki Hajar Dewantoro.

Dan dalam artikel kali ini akan diulas sedikit mengenai ke-empat tokoh empat serangkai  tersebut:

1. Ir. Soekarno

Tokoh Empat Serangkai Ir. Soekarno
Tokoh Empat Serangkai Ir. Soekarno

Bapak yang juga terkenal sebagai sang proklamator ini lahir pada 06 Juni 1901 di Surabaya dari pasangan Raden Sukemi Sasrodiharjo (masih keturunan Raja Kediri) dan Ida Ayu Nyoman Rai (keturunan Bangsawan Bali).

Ketika beliau masih berusia muda, beliau menuntut ilmu di Sekolah Teknik Bandung yang sekarang telah menjadi ITB. Pada saat itulah beliau membentuk PNI (Partai Nasional Indonesia) dan sekaligus menjadi ketuanya pada kongres PNI yang pertama.

Semasa pendudukan Belanda, beliau menjadi salah satu orang yang tidak disukai oleh sang penjajah tersebut karena kegiatan politiknya. Dan pada pemerintahan Jepang, beliau juga diminta oleh Jepang dalam upaya mengambil hati masyarakat Indonesia supaya masyarakat Indonesia bersedia ikut membantu dalam melawan sekutu.

Beliau juga berperan penting dalam perumusan Pancasila yang dijadikan sebagai dasar negara Indonesia pada BPUPKI. Setelah BPUPKI dibubarkan, beliau kemudian menjadi ketua PPKI yang memang dibentuk untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga  Peristiwa Penting Detik-Detik Kemerdekaan RI

Hingga akhirnya pada 17 Agustus 1945, beliau membacakan naskah proklamasi Indonesia dengan didampingi oleh Mohammad Hatta. Dan ketika sidang PPKI pada tanggal berikutnya yakni tanggal 18 Agustus 1945, beliau dilantik menjadi Presiden Indonesia yang pertama dengan wakilnya adalah Mohammad Hatta.

Dan akhirnya beliau menutup usia pada tanggal 20 Juni 1970 serta dimakamkan di Blitar, di Jawa Timur.

2. Mohammad Hatta

Tokoh Empat Serangkai Mohammad Hatta
Tokoh Empat Serangkai Mohammad Hatta

Tokoh yang dikenal dengan panggilan Bung Hatta ini lahir di Bukittinggi, di Sumatra Barat pada tanggal 12 Agustus 1902. Beliau yang juga mendapat gelar Bapak Koperasi Indonesia ini menempuh studi di Rotterdam, Belanda yakni pada tahun 1921, tepatnya di Handels Hogere Schools (Sekolah Tinggi Ekonomi).

Beliau berhasil menyelesaikan studinya tersebut pada tahun 1932 dan kembali ke Indonesia dan kembali berjuang dengan tokoh-tokoh lainnya untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Karena gerakan beliau itulah kemudian pada tahun 1942 beliau ditangkap oleh Belanda dan diasingkan ke Digul, Papua dan dibebaskan kembali setelah Jepang menduduki Indonesia.

Beliau juga ikut andil secara aktif untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dengan menjadi anggota dari BPUPKI serta PPKI, yang kemudian pada tanggal 17 Agustus 1945 beliau mendampingi Ir. Soekarno yang membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Dan di tanggal berikutnya yakni tanggal 18 Agustus 1945 beliau juga dilantik sebagai wakil presiden Indonesia yang pertama untuk mendampingi Ir. Soekarno yang dilantik menjadi presiden pertama Indonesia. Dan pada akhirnya beliau menutup usia pada tanggal 14 Maret 1980 dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Tanah Kusir Jakarta.

3. KH. Mas Mansyur

Tokoh Empat Serangkai KH. Mas Mansyur
Tokoh Empat Serangkai KH. Mas Mansyur

Tokoh Empat Serangkai yang satu ini dilahirkan di Surabaya pada 25 Juni 1886. Beliau merupakan putra dari KH. Mas Ahmad Marzuqi dan Raudhah. Pada tahun 1908, beliau berangkat ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji serta belajar. Dan pada tahun 1915, beliau akhirnya kembali ke Indonesia.

Baca Juga  Latihan Soal IPS Sejarah Tentang Perang Dunia II

Beliau lalu bergabung dengan Sarikat Islam yang saat itu dipimpin oleh HOS. Cokroaminoto dan menjadi Penasihat Pengurus Besar. Dan pada tahun 1921, beliau bergabung dengan Muhammadiyah yang kemudian diangkat menjadi Ketua Pengurus Besar Muhammadiyah pada 1937.

Pada saat Jepang yang berkuasa di Indonesia, beliau juga menjadi bagian dari pemimpin Putera sehingga beliau kemudian bertempat tinggal di Jakarta. Namun, beliau kemudian memutuskan untuk mundur dan kembali ke daerah asalnya yakni di Surabaya, dan kemudian beliau digantikan oleh Ki Bagus Hadikusumo.

Beliau kemudian wafat pada 25 April 1946 di tahanan karena beliau ditangkap oleh NICA (tentara Belanda) dan dipenjarakan juga di Surabaya dan dimakamkan di Surabaya pula.

4. KH. Hajar Dewantara

Tokoh Empat Serangkai KH. Hajar Dewantara
Tokoh Empat Serangkai KH. Hajar Dewantara

Beliau memiliki nama kecil Suwardi Suryadiningrat lahir di Yogyakarta pada 2 Mei 1889. Beliau termasuk salah satu pejuang yang menggunakan bidang jurnalistik sebagai salah satu media perjuangannya, sehingga beliau sering ditangkap oleh penjajah.

Lembaga pendidikan yang didirikan oleh beliau dinamakan dengan Taman Siswa dan merupakan salah satu bentuk perlawanan beliau terhadap Belanda yang tetap menginginkan masyarakat Indonesia terutama kaum muda untuk tetap bodoh.

Anggota Empat Serangkai ini wafat pada 26 April 1959 dan dimakamkan di Taman Wijaya Brata yang merupakan makam untuk keluarga dari Taman Siswa. Untuk mengenang jasa beliau, tanggal 2 Mei yang  merupakan tanggal kelahiran beliau dijadikan sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Demikian artikel yang mengulas secara singkat mengenai tokoh Empat Serangkai ini. Semoga bermanfaat.

loading...

One thought on “Mengenal Tokoh Empat Serangkai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *