Fenomena Pelukis Legendaris Leonardo Da Vinci (1452-1519)

Diposting pada 139 views
Siapakah yang tidak mengenal seorang pelukis termasyhur yang bernama Leonardo da Vinci ini. Beliau merupakan seorang pelukis, pemahat, arsitek, ilmuwan dan seorang insinyur. 

Leonardo merupakan seorang putra dari notaris kaya di Florentine yang bernama Piero da Vinci, bersama seorang wanita petani yang diketahui sebagai Caterina

Leonardo dilahirkan di Vinci, yang merupakan sebuah desa di Tuscan. Leonardo ini dipercaya merupakan seorang manusia yang benar-benar mewakili seorang manusia Renaisans, yang memiliki bakat-bakat yang mencirikannya sebagai ideal dan kecerdikan dan kreativitas. Bagi beliau tidak ada yang lebih berkuasa dari pada mata, yang dikatakannya sebagai “jendela jiwa”.

Awal mula Leonardo mengenal karya melukis, di awali pada usia 14 tahun, di saat itu ia ternyata sudah magang sebagai garzone atau pesuruh studio pada Andrea del Verrocchio, yang mengajari-nya dasar-dasar melukis dan memperkenalkan Leonardo kepada karya-karya untuk altar dan gambar-gambar panel, selain itu pencipataan struktur-struktur dari suatu pualam dan perunggu. 


Dan setelah di usia 20 tahun, Leonardo sudah terdaftar sebagai anggota serikat pelukis dan menjadi seorang pelukis yang independen ketika 6 tahun kemudian.

Lukisan yang memiliki ukuran besarnya yang pertama, yaitu Pemujaan terhadap Magi pada tahun 1481, namun lukisan ini dibiarkan tak selesai namun tetap menonjolkan suatu hal ritme yang teratur , emosi yang tersimpan dan gambar yang bagus. 


Kemudian pada tahun 1502, Leonardo kembali ke Florence dan bekerja pada Cesare Borgia, Duke of Romagna, sebagai arsitek kepala dan insinyur. 
Fenomena Pelukis Legendaris Leonardo Da Vinci (1452-1519)

Pada saat selama bekerja pada Duke inilah ia melukis potret karyanya yang paling termasyhur, Mona Lisa pada tahun 1506, yang juga dikenal sebagai La Gioconda, yang diduga sebagai nama belakangnya. Lukisan ini terkenal sehubungan dengan penguasaan inovasi teknik dari sang pelukis, selain itu juga terdapat misteri tentang wanita yang tersenyum di dalam lukisan itu sendiri. 

Leonardo memiliki gaya melukis yang unik dan memberikan kesan bahwa soliditas sebuah obyek menghilang perlahan seiring dengan surutnya ia kejauhan. Karya ini memperlihatkan sebuah metode yang dikenal sebagai sfumato, kata Italia untuk asap, yang bercirikan sebuah transisi halus di antara wilayah-wilayah warna untuk menciptakan semacam kabut atmosferik.

Pada tahun 1507 Leonardo memiliki karir hingga ke dalam istana yang memiliki peran sebagai pelukis istana khususnya untuk melukis raja- raja pada tiap Negara yang merekrut beliau. Hingga pada akhir masa hidupnya beliau bekerja di istana Raja Francis I, dimana beliau menghabiskan waktunya selama 3 tahun terakhir dalam hidupnya.

Demikianlah artikel ini dibuat semoga dapat membantu dan bermanfaat untuk menambah wawasan bagi anda tentang seorang pelukis legendaris dunia terkenal Leonardo da Vinci.

Salam GENUS (Generasi Penerus)

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.