Proses Fotosintesis Dan Berbagai Faktor Yang Mempengaruhinya

Diposting pada 1.069 views

Tidak seperti manusia dan hewan yang membutuhkan asupan makanan dari luar tubuhnya, tumbuhan hijau memiliki kemampuan untuk memproduksi nutrisi dan energi bagi tubuhnya sendiri. Kemampuan tumbuhan untuk memproduksi nutrisi dan energi dengan bantuan cahaya matahari disebut juga dengan fotosintesis.

Fotosintesis
Fotosintesis

Fotosintesis

Proses fotosintesis ini bisa dilakukan oleh tumbuhan yang memiliki zat hijau daun, beberapa jenis bakteri dan alga. Fotosintesis nantinya akan menghasilkan karbohidrat dan oksigen yang menjadi sumber energi bagi manusia dan hewan. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai peranan fotosintesis sebagai penghasil energi, Anda bisa menyimak ulasan berikut ini.

Pengertian Fotosintesis

Fotosintesis merupakan suatu proses asimilasi karbon (CO2) menjadi glukosa dan oksigen yang dilepaskan ke udara. Proses ini memerlukan bantuan cahaya untuk mengubah air, zat hara dan karbondioksida menjadi senyawa organik atau energi.

Dalam perkembangannya, fotosintesis bisa berfungsi sebagai filter karbondioksida dari udara sekaligus menjadi produsen oksigen di atmosfer. Energi dalam bentuk makanan yang dibutuhkan oleh manusia dan hewan diproduksi melalui proses ini.

Faktor yang Mempengaruhi Laju Fotosintesis

Laju fotosintesis pada tumbuhan dipengaruhi oleh beberapa factor, antara lain :

1. Tinggi Rendahnya Intensitas Cahaya Matahari

Intensitas cahaya matahari yang tinggi akan meningkatkan intensitas fotosintesis yang terjadi pada tumbuhan. Namun, intensitas cahaya matahari yang terlalu banyak melebihi btas tertentu juga bisa menghambat proses fotosintesis karena tumbuhan akan berusaha mengurangi penguapan air yang berlebihan dengan menutup stomatanya.

2. Kadar Air Dalam Tanah

Kadar air dalam tanah yang terlalu sedikit dapat membuat tumbuhan menutup sebagian stomatanya untuk mengurangi penguapan.Semakin banyak stomata menutup maka laju fotosintesis juga akan semakin berkurang.

3. Jumlah Karbondioksida di Atmosfer

Apabila jumlah karbondioksida di udara semakin tinggi, maka laju fotosintesis akan semakin meningkat karena semakin banyak karbondioksida yang tersedia untuk berfotosintesis.

4. Suhu

Enzim-enzim tumbuhan yang membantu proses fotosintesis bekerja pada suhu yang optimal, jika suhu terlalu tinggi maka enzim tersebut tidak bisa bekerja dengan baik.

5. Kadar Hasil Fotosintesis (Fotosintat)

Laju fotosintesis juga dipengaruhi oleh kadar hasil fotosintesis itu sendiri. Apabila kadar hasil fotosintesis seperti karbohidrat berkurang maka laju fotosintesi akan bertambah hingga batas tertentu. Jika kadar fotosintat berada pada titik jenuh atau berlebihan, maka laju fotosintesis akan berkurang.

6. Tahap Pertumbuhan Tanaman

Laju fotosintesis pada tumbuhan yang masih dalam proses pertumbuhan atau percambahan lebih tinggi daripada laju fotosintesis pada tumbuhan dewasa. Hal ini disebabkan karena proses percambahan tumbuhan membutuhkan energi yang lebih banyak.

Proses Fotosintesis

Secara garis besar, berlangsungnya proses fotosintesis dapat dijelaskan seperti berikut ini.

1) Proses pembentukan energi dari senyawa organik

Proses fotosintesis bermula ketika tumbuhan menyerap karbondioksida dari udara melalui stomata dan menyerap air dari dalam tanah untuk kemudian dibawa ke kloroplas atau zat hijau daun. Di kloroplas, kedua zat ini beserta unsur hara lainnya diubah menjadi glukosa (karbohidrat) beserta oksigen dengan bantuan dari cahaya matahari.

2) Reaksi pembentukan glukosa

Proses pengubahan karbondioksida dan air menjadi glukosa dan oksigen tersebut bisa ditulis dengan persamaan reaksi sebagai berikut :

H2O (air) + CO2 (karbondioksida) + cahaya →CH2O (glukosa) + O2 (oksigen)

3) Penggunaan hasil fotosintesis

Hasil dari fotosintesis yakni glukosa kemudian digunakan sebagai sumber energi dan bahan bakar bagi tumbuhan itu sendiri. Proses penggunaan glukosa sebagai bahan bakar dan energi ini berlangsung pada proses respirasi seluler tumbuhan, manusia maupun hewan.

Peranan Fotosintesis Sebagai Penghasil Energi

Proses fotosintesis bisa diterapkan untuk menghasilkan energi alternatif bagi kehidupan manusia. Para ilmuwan melakukan penelitian yang memungkinkan penerapan fotosintesis untuk menghasilkan energi hidrogen yang bisa digunakan sebagai bahan bakar secara massal.

Untuk menghasilkan energi hidrogen, maka proses fotosintesis bisa digunakan dalam reaksi kimia pemisahan molekul air menjadi oksigen dan hidrogen. Para ilmuwan mengklaim dengan menggunakan energi sebesar 2,5 volt energi pada proses pemilahan air, bisa menghasilkan energi hidrogen melebihi input yang diperlukan.

Hal ini tentunya akan menjadi peluang yang baik bagi industri otomotif karena penggunaan bahan bakar hidrogen jauh lebih efisien dan lebih ramah lingkungan daripada bahan bakar minyak.

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.