Gelombang Gamma, Ritme Motor Sensorik dan Schuman Resonancy pada otak

Diposting pada 270 views

1. Gelombang Gamma

Gelombang Gamma bekerja pada frekuensi 16 – 100 Hz.

Pengertian gelombang Gamma.

   Gelombang Gamma adalah getaran pusat saraf (otak) yang terjadi pada saat seseorang mengalami aktivitas mental yang sangat tinggi.

   Berdasarkan penyelidikan seorang ahli dalam riset gelombang otak , yaitu DR. Jeffrey D. Thomson, selain gelombang Gamma, sebenarnya masih ada satu lagi gelombang hypergamma pada frekuensi 100 Hz dan gelombang Lamda pada frekuensi 200 Hz.

   Keduanya merupakan gelombang supranatural, metafisika dan levitasi atau kemampuan-kemampuan lain yang luar biasa.

2. Gelombang Ritme Motor Sensorik

Gelombang Ritme Motor Sensorik bekerja pada frekuensi 12 – 16 Hz.

Gelombang Gamma, Ritme Motor Sensorik dan Schuman Resonancy pada otak

   Gelombang RMS sebenarnya masih masuk kelompok getaran low beta, namun pada gelombang ini baru mendapat perhatian khusus dan baru dipelajari secara mendalam oleh para ahli karena pada penderita epilepsi, ADHD ( attention deficit and hyperactivity disorder), dan autisme ternyata tidak menghasilkan gelombang ini.

   Para penderita gangguan di atas tidak mampu berkonsentrasi atau fokus pada suatu hal yang dianggap penting, sehingga setiap pengobatan yang tepat adalah cara mengusahakan agar otak pasien bisa menghasilkan getaran RMS.

   Teknik ini dilakukan dengan neurofeedback.

3. Schumann Resonance

Schumann Resonance bekerja pada frekuensi 7,83 Hz.

 [post_ads]

Pengertian Schumann Resonance

   Schumann Resonance adalah getaran alam semesta pada frekuensi 7,83 Hz yang juga masuk dalam kelompok gelombang beta.

   Seseorang yang otaknya mampu menghasilkan dan mempertahankan frekuensi ini akan memiliki kemampuan supernatural, seperti ESP, hipnotis, telepati, clairvoyance, fenomena psikis, serta aktivitas mental lainnya.

   Anak indigo yaitu anak super cerdas yang biasanya menunjukkan perilaku lebih dewasa dibandingkan usianya dikategorikan memiliki ESP (extra sensory perception) dan bisa memasuki gelombang ini dengan mudah dan konstan.

   Schumann Resonance serta frekuensi diatasnya masuk dalam kelompok frekuensi ELF ( extremely low frequency) yang bekerja pada kisaran frekuensi 3 – 30 Hz.
Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.