Gelombang Otak Alpha (frekuensi 8 – 12 Hz)

Diposting pada 332 views

Gelombang Otak Alpha (frekuensi 8 – 12 Hz) untuk kreativitas, relaksasi dan visualisasi.

Gelombang alpha terjadi pada saat seseorang mengalami relaksasi atau mulai istirahat, dengan tanda-tanda mata mulai menutup atau mulai mengantuk.

Seseorang menghasilkan gelombang alpha setiap akan tidur, tepatnya pada masa peralihan antara sadar dan tidak sadar.

Ketika ia mulai menutup mata, secara otomatis otaknya mulai memproduksi lebih banyak gelombang alpha. Selain itu, seseorang yang bangun dari tidur pun dapat memproduksi gelombang alpha.

Maksudnya, ketika seseorang bangun dari tidur di pagi hari, secara otomatis mengalami kondisi ini.

Gelombang alpha sangat kontras dibandingkan dengan beta. Kondisi rileks mendorong aliran energi kreativitas dan perasaan segar serta sehat.

Kondisi gelombang otak alpha sangat ideal untuk perenungan, memecahkan masalah, visualisasi, dan bertindak.

Fenomena alpha banyak dimanfaatkan oleh para pakar hipnotis untuk mulai memberikan sugesti kepada pasiennya. Orang yang memulai meditasi (meditasi ringan) juga menghasilkan gelombang alpha.
[post_ads]
Frekuensi alpha (8-12 Hz) merupakan frekuensi pengendali, penghubung pikiran sadar dan bawah sadar. Seseorang bisa mengingat mimpinya karena memiliki gelombang alpha.

Gelombang Otak Alpha (frekuensi 8 - 12 Hz)

Kabur atau jelasnya sebuah mimpi yang bisa diingat, sangat bergantung terhadap kualitas dan kuantitas gelombang alpha pada saat bermimpi.

Kondisi diatas merupakan kondisi mental terjaga, tapi santai, tidak memproses banyak informasi. Ketika seseorang berada dalam gelombang alpha, suasana terasa rileks dan stres pun hilang. Pada saat itulah, seseorang bisa masuk ke dalam pikiran bawah sadar. Maksudnya bawah sadar adalah dibawah kondisi beta.

Ini saat di mana kita bisa mengubah citra diri, kebiasaan, menanamkan pikiran tertentu, dan menetapkan tujuan. Dalam keadaan alpha, konsentrasi pikiran tertentu akan terpusat karena seseorang hanya bisa berfikir tentang satu hal.

Apabila seseorang berfikir lebih dari satu, maka ia telah masuk ke dalam keadaan beta.

Dalam keadaan alpha, seseorang tahu persis di mana badan dan selalu memegang kendali, bukan dikendalikan. Menghilangkan stres adalah suatu hal yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan keadaan alpha.

Gelombang alpha sangat reseptif dan penyerap kondisi mental. Dalam kondisi ini, seseorang dapat menggunakannya untuk efektif self-hypnosis, mental, pemrograman ulang, belajar dan lebih dipercepat.
Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.