Hubungan Ekologi bagi pemberian nama ilmiah

Diposting pada 142 views
Ekologi merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya. Dalam arti ekologi ini membahas tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. 

Kaitan ekologi dengan tumbuhan sedemikian erat-nya sehingga dikenal istilah Phytogeografi (persebaran tumbuhan berdasarkan letak di permukaan bumi). Salah satunya seperti Ipomea pas-caprae, Nypa fruticans, Cocos nucifera dapat tumbuh dengan baik di kawasan pantai yang berdekatan dengan formasi Rhizopora sp. Dan Brugueira sp

Sedangkan Edelweis (bunga abadi), hanya ditemukan di kawasan dengan ketinggian tertentu di puncak gunung. Apel (Pyrus malus), Markisah (Passiflora edulis), Tomat (Lycopersicum esculenta), Paku tiang (Alsophyla glauca) dan Paku resam (Gleichenia linneraris) hanya mampu tumbuh dengan baik pada ketinggian tertentu dan di kawasan pegunungan. 

Hubungan Ekologi bagi pemberian nama ilmiah

Kemudian dari itu pula dapat dilihat pada beberapa jenis yang dikenal seperti Syzygium aquaeum, Ipomeae aquatic, Hydrilla verticillata, terlihat kesan bahwa keduanya merupakan tumbuhan yang hidup di air.


Berdasarkan letak dari lintang dan bujur-nya pun tumbuhan masih sangat memperlihatkan sebuah adaptasi-nya yang berbeda. Tumbuhan yang ditemukan di kawasan tropis sangat jarang ditemukan di kawasan – kawasan sub-tropis maupun daerah kutub. Demikian pula sebaliknya. Contohnya saja pada bunga tulip (Liliodendron tulifera) hanya dapat ditemukan di negeri Belanda, bunga sakura hanya dapat ditemukan di Jepang, kapas dan gandum tumbuh dengan baik di kawasan Sub-tropis. 

Beberapa dari nama ilmiah bahkan mengambil nama wilayah seperti Aleurites moluccana (kemiri; Moluccana= Maluku), Diospyros celebica (Celebica; Celebes = Sulawesi), Salacca sumatrana (Salak Sidimpuan;  sumatrana= Sumatra bukan sumatera). Salacca borneensis(Borneo = Kalimantan), Pinanga javana, Sambucus javanicus (Java = Jawa), Rhizobium japonicum (bakteri akar Leguminosae. Japonicum = Jepang), Camelia sinensis (The; Sinensis, chinesis = China), Mangifera indica (Mangga; Indica = India).

Dari banyaknya nama- nama ilmiah yang menggunakan nama tempat wilayah ditemukannya tanaman atau-pun jenis buah tersebut, ternyata ekologi memiliki pengaruh dalam hampir segala aspek dalam pertumbuhan atau perkembangan serta penyebaran tumbuhan itu. 

Sebab dapat dilihat juga bahwa tidak semua juga tumbuhan atau-pun jenis tanaman itu mampu hidup secara kosmopolittapi dapat hanya di keadaan tempat atau wilayah tertentu saja. Bahkan dari tersebar-nya tumbuhan atau-pun tanaman serta makhluk hidup apa pun itu dalam pemberian nama ilmiah membuat pemberian nama wilayah yang mengikutinya.

Demikianlah artikel ini dibuat semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi anda bahwasanya ekologi memiliki hubungan yang erat dalam penamaan atau penambahan dalam bahasa latih jenis tersebut.

Salam GENUS (Generasi Penerus)
Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.