Hukum Archimedes Serta Aplikasinya

Diposting pada 499 views

Hukum Archimedes Serta Aplikasinya ~ Ketika Anda berada di dalam air, Anda akan merasakan tubuh menjadi ringan dan lebih mudah mengambang.

Nah, apabila Anda berada di dalam sebuah kolam dengan kedalaman yang tingginya sama dengan tinggi tubuh Anda, maka tubuh Anda akan mengapung secara otomatis.

Mengapa hal seperti itu dapat terjadi? Pada pelajaran fisika proses seperti inilah yang disebut dengan hukum Archimedes, prinsip yang merupakan salah satu hukum kerja sebuah tekanan hidrostatis yang ditemukan oleh seorang ahli matematika yaitu Archimedes.

Hukum Archimedes Serta Aplikasinya

Hukum Archimedes Serta Aplikasinya

Bunyi Dari Hukum Archimedes

Hukum tekanan Archimedes menyatakan bahwa, ketika suatu benda dimasukkan ke dalam sebuah zat cair, maka benda itu akan tertarik oleh gaya ke atas atau disebut juga gaya apung.

Apabila besar tingginya sama dengan berat dan tingginya zat yang dicelupkan. Pernyataan inilah yang akhirnya dikenal sebagai hukum Archimedes.

Gaya apung akan mengakibatkan berat benda di dalam zat cair jadi berkurang, sehingga benda-benda tersebut dapat mengapung dengan mudah. Hal ini terjadi karena adanya suatu gaya ke atas yang disebabkan oleh volume air dan beban benda.

Rumus Hukum Archimedes

Ws : Berat Benda pada Zat Cair,cara menghitungnya Kg x m/s2
W : Berat Benda Sebenarnya,cara menghitungnya Kg x m/s2
Fa : Merupakan Gaya Apung /N

Kesimpulan yang dapat kita tarik dari hukum Archimedes ini, yaitu benda dapat terapung sesuai massa jenis benda tersebut. Benda mampu melayang apabila massa jenis zat cair-nya setara massa jenis benda tersebut, sehingga posisi benda tersebut terangkat ke atas.

Aplikasi dari Hukum Archimedes Pada Beberapa Bidang :

1. Pada Pembuatan Kapal Laut

Desain Kapal laut yang terbuat dari besi serta kayu ini, sengaja diberi rongga dibagian tengahnya. Fungsi dari rongga ini untuk memindahkan volume air pada badan kapal-kapal besar, sehingga kapal laut dapat terapung.

2. Pada Pembuatan Kapal Selam

Pada kapal selam juga terdapat rongga pada body-nya, akan tetapi fungsi rongga itu berbeda dengan kapal laut. Pada kapal selam sebuah rongga berguna sebagai penampung dan pengontrol air laut kapan bisa Anda simpan dan bisa Anda buang sesuai kebutuhan.

3. Pada Jembatan Proton

Jembatan yang terdiri dari susunan drum kosong terapung ini diisi dengan udara kemudian ditutup rapat, agar menghasilkan suatu tekanan karena masa jenisnya lebih kecil dari pada air.

Demikian sekilas informasi tentang hukum Archimedes beserta aplikasinya pada kehidupan sehari-hari, semoga bermanfaat.

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.