Pengertian, Ciri, Bentuk, dan Fungsi Jaringan Epidermis

Diposting pada 6.068 views

Jaringan epidermis merupakan jaringan dewasa yang terdapat pada kulit terluar tumbuhan. Jaringan ini berkembang dari meristem tumbuhan. Epidermis tersusun oleh sel-sel meristem yang berkembang menjadi sel dewasa. Epidermis merupakan jaringan vital yang sangat penting bagi tumbuhan karena perannya yang besar untuk melindungi sel-sel tumbuhan yang ada di dalamnya.

Jaringan epidermis dapat ditemukan di seluruh permukaan tumbuhan, baik itu di batang, ranting, akar, daun, bunga, ataupun buah. Letaknya berada di bagian paling luar tumbuhan. Untuk itu epidermis sering kali disebut sebagai kulit tumbuhan.

-jaringan epidermis

Pengertian, Ciri, Bentuk, dan Fungsi Jaringan Epidermis

Ciri-ciri jaringan epidermis

1. Dinding sel luar mengalami penebalan

Epidermis pada bagian luar dapat mengalami penebalan terutama pada tumbuhan-tumbuhan berkayu. Lapisan kutin pada jaringan ini terbuat dari zat lilin yang menebal dan berfungsi agar tumbuhan tidak terlalu banyak kehilangan uap air.

2. Mengalami modifikasi

Karena berada di seluruh organ tumbuhan, maka jaringan epidermis sangat mudah mengalami modifikasi dan adaptasi berdasarkan fungsinya. Misalnya, pada daun epidermis akan membentuk stomata, ataupun menjadi lenti sel pada batang.

3. Sel satu lapis dan rapat

Sel pembentuk epidermis sangat homogen. Namun bentuknya bervariasi antara tumbuhan satu dengan tumbuhan lain. Sel-sel jaringan epidermis juga hanya terdiri dari satu lapis yang berhimpitan. Ini menyebabkan epidermis sangat rapat.

4. Tidak memiliki klorofil

Pada kebanyakan jaringan epidermis tidak memiliki kloropas untuk menyimpan klorofil. Namun berbeda dengan tumbuhan paku, tumbuhan air, dan tumbuhan lembab lain. mereka memiliki klorofil demi kelangsungan fotosintesis.

Bentuk jaringan epidermis

1. Sel kipas atau sel bulliform

Sel ini memiliki vakuola besar, dindingnya tipis, dan berisi air. Sel ini berbentuk deretan dan ukurannya cenderung lebih besar dari sel epidermis lain. Sel ini memiliki fungsi menggerakkan daun. Dalam hal ini adalah menutup dan membuka daun (pada tumbuhan yang daunnya dapat menggulung).

2. Stomata

Stomata adalah buah modifikasi dari sel-sel jaringan epidermis. Stomata dapat ditemukan di daun, buah, rizhoma, dan batang. Umumnya stomata terletak sejajar dengan sel-sel epidermis lain.

3. Litokis

Sel litokis adalah jaringan epidermis yang cenderung tumbuh ke dalam organ tumbuhan. Litokis berisi zat kimia seperti kristal calcium carbonate (sistolit)

4. Trikoma

Trikoma merupakan sel epidermis yang berada paling luar tumbuhan. Biasanya ditandai dengan tonjolan satu sel atau lebih untuk melindungi tumbuhan dari gangguan luar dan mengurangi efek penguapan air yang terlalu banyak.

5. Rambut akar

Rambut akar merupakan hasil adaptasi jaringan epidermis yang berada di dalam tanah. Jaringan ini beradaptasi dengan fungsi akar untuk mencapai sumber-sumber air di dalam tanah dengan membentuk rambut akar yang dapat menembus ruas-ruas kecil di dalam tanah.

Fungsi jaringan epidermis

1. Sekresi getah

Fungsi ini banyak kita lihat pada tumbuhan pemakan serangga. Epidermis akan menghasilkan sejenis getah beraroma khas untuk menarik serangga untuk kemudian dimakan demi memenuhi keperluan nutrisi.

2. Pelindung

Melindungi merupakan fungsi utama dari epidermis. Jaringannya yang tebal, kuat, dan letaknya di bagian luar membuat jaringan ini ideal untuk melindungi sel-sel tumbuhan yang ada di bawahnya. Jaringan epidermis akan melindungi tumbuhan dari gangguan mekanik, bakteri parasit, dan lain-lain.

3. Fotosintesis

Epidermis yang termodifikasi menjadi stomata dapat dimanfaatkan tumbuhan sebagai tempat fotosintesis terutama pada tumbuhan-tumbuhan tempat tinggi. Namun untuk tumbuhan yang tumbuh di daerah lembab umumnya memang menggunakan epidermis untuk fotosintesis. Seperti contoh lumut dan tumbuhan paku.

4. Pertukaran zat

Epidermis bisa juga disebut sebagai pintu dari tumbuhan. Karena zat apapun yang akan masuk harus melalui jaringan epidermis ini. Seperti masuknya cahaya matahari dari daun, masuknya air dari dalam tanah menuju akar, atau pertukaran antara oksigen dan karbon dioksida yang terjadi pada batang.

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.