Jenis-jenis dan ciri manusia purba di Indonesia

Diposting pada 633 views
Manusia purba yang pernah hidup di Indonesia dapat dipelajari dari fosil-fosil yang telah ditemukan oleh para ahli arkeologi. Tidak ada catatan atau peninggalan tertulis yang enyatakan bahwa manusia purba telah hidup di Indonesia jutaan tahun yang lalu.

Fosil adalah tulang atau sisa-sisa makhluk hidup yang telah menjadi batu, fosil yang dapat memberikan petunjuk adanya kehidupan manusia purba di sebut sebagai fosil pandu.
Jenis-jenis dan ciri manusia purba di Indonesia

Jenis manusia purba di Indonesia

Jenis-jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia berdasarkan tingkat perkembangannya adalah:

1. Meganthropus Palaeojavanicus

Meganthropus Palaeojavanicus berarti manusia besar tertua dari jawa. Ditemukan oleh Van Koenigswald di desa Krikilan, Sangiran Kecamatan Kalijambe Kebupaten Sragen sekitar tahun 1941.

Jenis-jenis dan ciri manusia purba di Indonesia

2. Pithecanthropus Erectus

Pithecanthropus Erectus berarti manusia kera yang berjalan tegak. Ditemukan di desa Trinil Kabupaten Ngawi oleh Equene Dubois pada tahun 1891.

Fosil sejenis juga ditemukan di lembah sungai Brantas, berupa fosil ank-anak yang di namakan Pithecathropus Robustus oleh penemunya yaitu Weidensial.

Sedangkan Koenigswald menyebutnya Pithecanthropus Mojokertensis.

Jenis-jenis dan ciri manusia purba di Indonesia

3. Homo

Homo berarti manusia, manusia homo lebih tinggi tingkatannya dibandingkan dengan Pithecanthropus Palaeojavanicus.

Ada dua jenis homo, yaitu:
a. Homo Soloensis yang berarti manusia Solo,
b. Homo Wajakensis yang berarti manusia dari Wajak.

Ciri-ciri manusia purba di Indonesia

1. Meganthropus Palaeojavanicus

a. Rahang tegap,
b. Geraham besar,
c. Alat kunyah kuat,
d. Muka masif,
e. Tulang pipi tebal,
f. Tonjolan kening tajam,
g. Tonjolan belakang kepala tajam,
h. Tidak berdagu.

2. Pithecanthropus

a. Badan tegap,
b. Geraham besar,
c. Rahang kuat,
d. Tonjolan kening melintang tajam,
e. Tonjolan belakang,
f. Dagu dan hidung besar,
g. Isi tengkorak lebih besar (750 cc – 1.300 cc)
h. Tinggi badan antara 165 – 210 cm,

3. Homo

a. Isi tengkorak 1.000 cc – 2.000 cc.
b. Tinggi tubuh 130 – 210 cm,
c. Tengkorak sedang agak menonjol,
d. Tonjolan kening lebih sedikit,

4. Ras Austrolosoid dan Ras Mongoloid

a. Ras Austrolosoid
1. Tubuh besar,
2. Tengkorak kecil,
3. Muka lebarnya sedang,
4. Kangkangnya ke depan.
b. Ras Mongoloid
1. Tubuh kecil,
2. Hidung besa,
3. Alat pengunyah kuat.
[post_ads]

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.