Pengertian Virus Dan Penjelasan Mengenai Karakteristiknya

Diposting pada 4.253 views

Karakteristik Virus dan Pengertiannya~ Kamu pasti pernah mendengar atau pernah merasakan sakit flu atau pilek. Sakit flu biasanya disebabkan oleh virus influenza. Bukan hanya flu, virus juga menjadi penyebab penyakit lainnya seperti HIV, cacar, polio dan demam berdarah.

Tidak hanya pada manusia, virus juga bisa menjadi penyebab penyakit pada tanaman seperti penyakit mosaik daun pada tembakau dan penyakit flu burung pada unggas. Selain itu, keberadaan virus tidak hanya sebagai penyebab penyakit, tapi virus juga bisa digunakan untuk kebaikan hidup manusia. Sebagai contoh pengunaan virus untuk terapi gen dengan bantuan bioteknologi.

Karakteristik Virus

Virus

Pengertian Virus

Sampai saat ini para ahli masih memperdebatkan penggolongan virus sebagai makhluk hidup atau sebagai makhluk tak hidup. Hal ini disebabkan karena virus memiliki ciri makhluk tak hidup sekaligus ciri sebagai makhluk hidup.

Salah satu ciri virus yang paling menonjol adalah virus tidak bisa hidup mandiri, dia hanya bisa berkembang biak apabila berada dalam jaringan makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu, virus bisa diartikan sebagai makhluk peralihan antara makhluk tak hidup dan makhluk hidup.

Karakteristik Virus

Sifat dan karakteristik virus yang berbeda dari organisme lainnya membuatnya tidak bisa digolongkan ke dalam kelompok makhluk hidup bersel satu, hewan maupun tumbuhan sehingga virus digolongkan ke dalam kelompok tersendiri.

Karakteristik virus meliputi karakteristik umum, karakteristik eksistensial, karakteristik reproduksi dan karakteristik infektif. Masing-masing karakter tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut :

1. Karakteristik Umum

Karakteristik umum dari virus terdiri dari karakteristik ukuran, struktur dan tata nama.

a. Ukuran Sangat Kecil

Virus memiliki ukuran yang sangat kecil ultra mikroskopis lebih kecil daripada bakteri dengan ukuran sekitar 20-300 nanometer. Dengan ukurannya yang sangat kecil, hal ini memungkinkan virus untuk hidup dan berkembang di dalam sel yang terkecil bahkan ia dapat hidup dan menempel pada bakteri. Karena ukurannya yang sangat kecil itulah maka diperlukan mikroskop elektron untuk mengamatinya.

b. Bentuk Struktur Virus

Jika dilihat di bawah mikroskop elektron, virus memiliki kapsid atau mantel protein pelindung sebagai penutup terluar pembungkus protein dan genom. Susunan protein dalam kapsid inilah yang menentukan bentuk virus tersebut. Beberapa bentuk dari kapsid virus antara lain :

1) Bentuk Selubung

Pada virus yang berbentuk selubung, kapsid-nya dilapisi oleh membran lipid atau selubung virus. Selubung ini berfungsi untuk menghindarkan virus dari sistem kekebalan tubuh inangnya. Contoh virus berbentuk selubung yakni virus influenza dan HIV.

2) Bentuk Kompleks

Virus berbentuk kompleks tersusun dari berbagai protein berbeda yang berfungsi untuk melindungi genom. Contoh virus berbentuk kompleks yakni virus bakteriofage.

3) Bentuk Tabung (Helikal)

Virus berbentuk helikal memiliki struktur seperti untaian benang karena genom asam nukleat-nya melilit di dalam kapsid protein berbentuk tabung. Contoh virus dengan bentuk helikal yakni virus mosaik tembakau.

4) Bentuk Ikosahedral

Virus dengan kapsid ikosahedral memiliki bentuk simetris tiga dimensi dan memiliki 20 sisi. Contoh virus ikosahedral antara lain virus demam berdarah dengue.

5) Bentuk Prolat

Kapsid virus prolat memiliki bentuk menyerupai ikosahedral tetapi memiliki sumbu yang memanjang. Contoh virus berbentuk prolat antara lain virus penyerang bakteri (bakteriofage).

c. Pemberian Nama Virus

Virus diklasifikasikan berdasarkan asam nukleat genom pada virus yang berupa RNA (asam ribonukleat) atau DNA (asam deoksiribonukleat). Berdasarkan asam nukleat genom inilah virus dapat dibedakan menjadi virus RNA untai ganda atau RNA untai tunggal serta DNA untai ganda atau DNA untai tunggal.

2. Karakteristik Eksistensial

Virus dikenal memiliki karakteristik eksistensial berupa karakteristik makhluk hidup dan makhluk tidak hidup.

a. Karakteristik Makhluk Hidup

Virus sebagai makhluk hidup memiliki kemampuan bereproduksi dan bermutasi di dalam tubuh inang mereka.

b. Karakteristik Makhluk Tidak Hidup

Virus sebagai makhluk tidak hidup, tidak bisa hidup maupun berkembang secara mandiri. Dengan kata lain virus membutuhkan sel inang atau organisme lain untuk berkembang biak.

Virus juga bukan termasuk sel karena tidak memiliki sitoplasma dan organel sel. Selain itu, virus juga dapat dikristalkan dan kemudian dicairkan kembali.

3. Karakteristik Reproduksi

Metode reproduksi virus tergolong unik karena virus hanya bisa bereproduksi setelah menginfeksi inangnya. Secara umum terdapat lima fase siklus hidup virus yakni : fase penempelan, fase injeksi, fase sintesis, fase perakitan dan fase lisis.

4. Karakteristik Infektif

Virus mampu menginfeksi manusia, tumbuhan, hewan dan mikroba lainnya. Virus disebut juga sebagai parasit sejati (parasit obligat) karena dia melanjutkan siklus hidupnya dengan cara mengekploitasi makhluk yang ditumpanginya.

Walaupun dianggap sebagai makhluk yang berbahaya dan merugikan, virus juga memberikan manfaat yang penting bagi kehidupan manusia. Virus bisa digunakan untuk membuat antitoksin, memproduksi vaksin, menyerang patogen dan melemahkan bakteri.

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.