Aliexpress INT
Kirim Artikel
Need Backlink From This Web PRchecker.info

Klasifikasi Pengelompokan Jenis Hewan

Beragam kehidupan satwa yang hidup di alam ini memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain. Untuk dapat mengetahui dan mempelajari keanekaragaman tersebut, para peneliti menggunakan semacam pengklasifikasian yang spesifik untuk jenis hewan berdasarkan faktor penamaan maupun perbedaan dari tiap spesies.

Pengelompokkan tiap organisme pada dasarnya dibedakan dari cara perkembangbiakkannya, sistem pernafasan, habitat maupun dari jenis makanannya. Untuk jenis satwa umumnya didasarkan pada struktur tulang belakangnya yaitu kelompok avertebrata (tidak bertulang belakang) dan vertebrata (bertulang belakang).

Para ilmuwan membagi sistem klasifikasi makhluk hidup menjadi 7 kelompok utama (taksons) dari yang paling umum sampai yang khusus. Ilmu taksonomi yang dikembangkan pertama kali oleh Carolus Linnaeus dalam bukunya Systemae Naturae pada tahun 1735 menjadi rujukan dasar para peneliti dalam mengkategorisasikan sistem penamaan dari tiap organisme.

Klasifikasi Pengelompokkan Jenis Hewan 7 Tingkatan 1

Klasifikasi Pengelompokan Jenis Hewan

Berikut ini adalah pengelompokkan jenis hewan berdasarkan 7 tingkatan klasifikasi (taksons).

1. Kerajaan (Kingdom)

Tingkatan ini merupakan yang tertinggi dari sistemklasifikasi. Menurut Wihittaker, seorang ilmuwan taksonomi pada tahun 1969, tingkatan ini secara garis besar terbagi menjadi 5 kategori yaitu kelompok hewan (Animalia), tumbuhan (Plantae), jamur (Fungi), Bakteri (Monera), dan organisme sel tunggal (Protista).

Seiring berkembangnya waktu, terjadi perkembangan sistem klasifikasi dari ilmuwan lain seperti Cavalier Smith pada tahun 1998 yang membagi menjadi 6 sistem kerajaan dan Stefan Luketa pada tahun 2012 yang menambahkan domain virus tidak bersel yaitu Prionobiota (tanpa asam nukleat) dan Virusobiota (dengan asam nukleat).

Klasifikasi Pengelompokan Jenis Hewan 7 Tingkatan 2

2. Divisi (Filum)

Filum merupakan tingkatan kedua setelah kerajaan. Untuk kelompok hewan (Animals) dibagi lagi menjadi 40 kategori yang lebih kecil. Khusus pengelompokkan filum hewan yang berbeda tersusun atas 5 kategori utama yaitu Cnidarian (berbentuk seperti spons), Chordata (memiliki tulang belakang), Mollusca (bertubuh lunak), Arthropoda (bersegmen) dan Echinodermata (bintang laut).

Klasifikasi Pengelompokan Jenis Hewan 7 Tingkatan 3

3. Kelas (Class)

Dari kelompok filum hewan, terbagi lagi menjadi beberapa kategori yang lebih khusus. Sebagai contoh untuk filumCnidarian terbagi menjadi 4 kategori kelas yaitu Anthozoa seperti anemon laut dan koral, Scyphozoa (ubur – ubur), Cuboza (ubur – ubur kotak) dan Hydrozoa (hydra).

Sedangkan untuk Chordata (bertulang belakang) terbagi menjadi beberapa kelas seperti mamalia (Mammals), Chondrichthyes(ikan bertulang rawan), Amphibia (hidup di dua alam), Aves (burung) dan Reptilia (reptil).

Klasifikasi Pengelompokan Jenis Hewan 7 Tingkatan 4

4. Ordo/ Bangsa (Order)

Ordo adalah suatu tingkatan setelah kelas yang menghimpun tingkatan keluarga (familia). Tingkatan ini membagi kelompok kelas menjadi lebih spesifik lagi, misalnya kelas mamalia terbagi menjadi beberapa kategori berdasarkan adanya bulu, kelenjar susu dan golongan hewan berdarah panas atau dingin.

Beberapa kelompok hewan seperti ordo Monotrema (memiliki paruh), Carnivora (pemakan danging), Rhodentia (hewan pengerat), Marsupialia (memiliki kantung) dan Chiroptera (memiliki sayap di tangan) merupakan contoh ordo yang termasuk kelas mamalia.

Klasifikasi Pengelompokan Jenis Hewan 7 Tingkatan 5

5. Keluarga (Familia)

Setiap keluarga hewan yang berbeda pasti memiliki kesamaan karakteristik dalam satu tingkatan ordo.

Untuk ordo karnivora misalnya memiliki keluarga hewan yang mencakup kelompok beruang (Ursidae), anjing (Canidae), kucing (Felidae) maupun musang (Mustelidae) yang sebagian besar memakan daging saja dan bebarapa merupakan omnivora (pemakan segala).

6. Marga (Genus)

Untuk setiap tingkatan keluarga hewan, terbagi lagi menjadi beberapa sub kelompok yang lebih kecil. Karakteristik yang sama seperti mempunyai ekor yang lebih panjang dan bulu yang lebih lebat merupakan suatu kekhasan dari setiap genus.

Contoh hewan yang termasuk genus kucing (Felidae) yaitu harimau, jaguar dan macan tutul yang tergabung dalam genus Panthera serta kucing lokal (Felicia).

Klasifikasi Pengelompokan Jenis Hewan 7 Tingkatan 6

7. Jenis (Species)

Merupakan tingkatan yang paling kecil dari sistem klasifikasi takson. Biasanya penamaan untuk setiap jenis hewan terdiri dari dua suku kata yang berbeda yaitu yang pertama merupakan marga dan kedua adalah spesies hewan tersebut.

Selain itu untuk memudahkan mengingat penamaan tiap individu tersebut, para ilmuwan menggunakan penerapan kata dari bahasa latin. Sebagai contoh yaitu untuk tiap spesies orang utan dinamai dengan Pongo Pygmaeus.

Untuk memahami tingkatan klasifikasi diatas bisa diambil contoh sebagai berikut: Harimau – Kingdom: Animalia; Filum: Chordata; Kelas: Mamalia; Ordo: Karnivora; Familia: Felidae(Kucing); Marga: Phantera; Spesies; Phantera Tigris.

Selain sistem pengklasifikasian diatas juga terdapat pengelompokkan jenis hewan yang umum seperti berdasarkan dari cara berkembang biak yaitu ovipar (bertelur), vivipar (beranak) dan ovovivipar (bertelur dan beranak) atau dari cara bernafasnya (menggunakan Insang, Paru-paru, Kulit atau Trakea).

Nah, itulah sebagian besar penjelasan dari sistem pengelompokkan jenis hewan dari yang paling umum sampai yang lebih spesifik. Sebenarnya masih banyak sekali hewan maupun organisme lain diluar sana yang masih belum dapat diketahui jenisnya.

Loading...
loading...
Tags:,

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *