Konstruksi Transformator Tiga Fasa

Diposting pada 1.782 views
Ilmu Pengetahuan ( Event Zero Indonesia ) Secara umum konstruksi transformator tiga fasa tidak jauh beda dengan transformator satu fasa. Tahu tidak apa yang membedakan keduanya? Perbedaannya adalah alat bantu dan sistem pengamannya, tergantung pada letak pemasangan, sistem pendinginan, pengoperasian, fungsi dan pemakaiannya. Berikut bagian utama, alat bantu, dan sistem pengamanan yang ada pada sebuah transformator daya yaitu ;

1. Inti besi transformator

Inti besi transformator memiliki fungsi sebagai tempat mengalirnya fluks dari suatu kumparan primer ke kumparan sekunder. Diketahui berdasarkan cara melilit kumparannya ada dua jenis, yaitu tipe inti dan tipe cangkang.

2. Kumparan Transformator

Kumparan transformator terdiri dari lilitan kawat berisolasi dan membentuk kumparan. Kawat yang dipakai adalah kawat tembaga berisolasi yang berbentuk bulat atau pelat. Kumparan-kumparan transformator diberi isolasi baik terhadap kumparan lain maupun inti besinya. Bahan isolasi berbentuk padat seperti kertas prespan, dan lainnya.

3. Minyak Transformator

Untuk mendinginkan transformator saat beroperasi maka kumparan dan inti transformator direndam di dalam minyak transformator, minyak juga berfungsi sebagai isolasi. Diketahui di dalam minyak transformator, ternyata harus memiliki persyaratan sebagai berikut;
a. Mempunyai kekuatan isolasi
b. Penyalur panas yang baik dengan berat yang kecil, sehingga partikel-partikel kecil dapat mengendap dengan cepat.
c. Sifat kimia yang stabil
d. Tidak nyala yang tinggi, tidak mudah menguap
e. Viskositas yang rendah agar lebih mudah bersikulasi dan kemampuan pendinginan menjadi lebih baik.

4. Tangki Transformator

Tangki transformator berfungsi untuk menyimpan minyak transformator dan sebagai pelindung bagian-bagian transformator yang direndam dalam minyak.

5. Konservator Transformator

Konservator merupakan tabung berisi minyak tranformator yang diletakkan pada bagian atas tangki. Fungsinya yaitu untuk menjaga ekspansi atau meluapnya minyak akibat pemanasan dan sebagai saluran pengisian minyak.

Konstruksi Transformator Tiga Fasa

6. Sistem Pendinginan Transformator

Sistem pendinginan pada transformator dibutuhkan supaya panas yang timbul pada inti besi dan kumparan dapat disalurkan keluar sehingga tidak merusak isolasi di dalam transformator. Media yang digunakan seperti berupa udara/gas, mintak dan air.

7. Bushing Transformator

Bushing Transformator adalah sebuah konduktor yang berfungsi untuk menghubungkan kumparan transformator dengan rangkaian luar yang diberi selubung isolator. Bahan bushing terbuat dari porselin yang tengahnya berlubang.

8. Bushing

Naik turunnya beban transformator dan suhu udara sekeliling transformator, mengakibatkan suhu minyak berubah-ubah mengikuti perubahan tersebut. Bila suhu minyak naik, minyak memuai dan mendesak udara akan masuk. Keadaan tersebutlah yang disebut proses pernapasan transformator.

9. Sirip-sirip Pendingin atau Radiator

Bagian ini memiliki fungsi sebagai memperluas daerah pendinginan, yaitu daerah yang berhubungan langsung dengan udara luar dan sebagai tempat terjadinya sirkulasi panas.

10. Alat Indikator

Alat indikator digunakan untuk memonitor kondisi komponen utama atau media bantu yang ada di dalam tranformator saat beroperasi.

11. Rele Buchhloz

Rele Buchhloz biasa disebut juga rele gas, karena bekerjanya digerakkan oleh pengembangan gas.

12.Plat Nama

Plat nama yang terdapat pada bagian luar transformator hanya sebagai pedoman saat pemasangan maupun perbaikan.

Demikianlah artikel ini dibuat semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi anda.

Salam GENUS (Generasi Penerus)

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.