Belajar Majas Perbandingan

Diposting pada 314 views

Majas Perbandingan

Majas merupakan bahasa kiasan yang digunakan dengan tujuan untuk menimbulkan kesan imajinatif bagi pendengar atau pembacanya sehingga menjadi lebih hidup. Majas ini banyak kita temui dalam puisi. Salah satu jenis majas adalah majas perbandingan.

Dalam puisi majas mampu memberikan kesan yang indah dalam bait-bait puisi. Tetapi penggunaan majas ini sebenarnya tidak hanya dalam puisi, bahkan terkadang kita menggunakannya dalam bahasa sehari-hari, contohnya adalah ketika kita ingin menyindir seseorang, kita dapat menggunakan majas sindiran untuk menutupi maksud kita yang sebenarnya.

Majas Perbandingan

Majas terdiri dari 4 jenis antara lain majas sindiran yang telah disebutkan sebelumnya, majas pertentangan, majas perbandingan dan majas penegasan. Akan tetapi, dalam artikel kali ini yang menjadi pokok pembahasan adalah mengenai majas perbandingan, definisi dan jenis-jenisnya.

Definisi Majas Perbandingan

Majas perbandingan merupakan kata-kata kiasan yang berisi perbandingan dengan tujuan untuk menambah kesan serta pengaruh terhadap pendengar ataupun pembaca. Perbandingan ini bisa mengambil tentang panorama alam, binatang atau bahkan tumbuhan atau yang lainnya.

Jenis-Jenis Majas Perbandingan

Majas perbandingan ini terdiri dari 7 jenis, yaitu :

  1. Majas personifikasi,
  2. Majas simbolik,
  3. Majas sinekdok,
  4. Majas metonimia,
  5. Majas simile,
  6. Majas alegori,
  7. Majas perumpamaan dan
  8. Majas metafora.

Adapun penjelasan mengenai jenis-jenis majas tersebut ada di bawah ini:

1. Majas Personifikasi

Majas personifikasi adalah majas yang menunjukkan bahwa benda mati seolah memiliki sifat seperti manusia, sehingga memberikan kesan bahwa benda mati tersebut hidup.

Misalnya adalah ‘rumput itu tengah bergoyang karena angin yang berusaha untuk menyapunya’ atau ‘rembulan itu pasti juga tengah menatap indahnya wajahmu’.

2. Majas Simbolik

Majas simbolik adalah majas yang menggambarkan sesuatu entah dengan binatang, tumbuhan atau benda lain yang kemudian dijadikan simbol atau lambang. Misalnya ‘ia adalah buaya darat’ atau ‘si jago merah telah menghabiskan rumah si Udin kemarin’.

3. Majas Sinekdoke

Majas sinekdoke merupakan majas yang menyebutkan keseluruhan untuk menyatakan sebagian atau sebaliknya. Majas sinekdoke ini terdiri dari dua jenis yaitu :

  1. Mars pro toto dan
  2. Totem pro parte.

Majas pars pro toto adalah majas yang menyebutkan sebagian tetapi yang dimaksud sebenarnya adalah keseluruhan. Contoh ‘ayam yang ada di kandang hanya tinggal 5 ekor’ atau ‘seharian ini aku tidak melihat batang hidung gadis itu sama sekali’.

Majas totem pro parte merupakan kebalikan dari majas pars pro toto, yakni menyebutkan secara keseluruhan akan tetapi yang dimaksudkan hanya sebagian. Contoh ‘dalam olimpiade kali ini dimenangkan oleh SMA 123’.

4. Majas Metonimia

Majas metonimia adalah majas yang menggunakan nama atau label atau merk suatu benda yang menjadi ciri khas dari benda tersebut. Misalnya ‘Ayah selalu rutin menghirup kapal api di pagi hari’, yang dimaksudkan disini adalah ayah rutin menghirup kopi kapal api.

Atau contoh lainnya adalah ‘paman meminta adik untuk membeli gudang garam’, yang dimaksudkan adalah rokok merk gudang garam.

5. Majas Simile

Majas simile merupakan majas yang mengandung perbandingan dan biasanya menggunakan kata seperti, bagaikan, lain-lain. Contohnya ‘keindahan wajahmu bagaikan bulan purnama di malam hari’.

6. Majas Alegori

Majas alegori ini berupa perbandingan yang terpaut dengan yang lain sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh. Misalnya ‘dalam rumah tangga, suami merupakan nakhoda, sedangkan istrinya adalah juru kemudinya’.

Contoh lainnya adalah ‘ketika masih kecil, anak adalah raja, sedangkan orang tua adalah pelayannya’.

7. Majas Perumpamaan

Majas perumpamaan atau yang bisa disebut juga dengan majas asosiasi merupakan majas yang mengandung perbandingan antara dua hal yang jelas berbeda namun dianggap sama secara sengaja. Contoh ‘wajah Ani sangat pucat, seperti mayat’ atau ‘dia tidak mau menerima pendapat orang lain, karena hatinya keras seperti batu’.

8. Majas Metafora

Majas metafora merupakan majas yang berisi ungkapan yang berupa perbandingan analogi yang diungkapkan secara langsung. Contoh yang paling banyak kita temui adalah ‘perpustakaan merupakan gudang ilmu’ atau ‘dia menjadi bintang kelas karena dia rajin belajar’.

Demikian artikel tentang majas perbandingan yang membahas mengenai definisi serta jenis-jenis majas perbandingan. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.