Peta, Unsur-Unsur Peta dan Cara Membuat Peta

Peta

Peta bukanlah merupakan suatu hal yang asing bagi kita. Bahkan terkadang kita sering menggunakan peta ketika kita mencari suatu lokasi, betul bukan? Ya, itu adalah fungsi utama dari peta yaitu untuk menunjukkan lokasi. Namun, terkadang banyak dari kita yang bisa menggunakan peta namun belum mengetahui apa arti dari peta serta unsur-unsurnya dan bagaimana cara membuat peta.

Membuat peta

Nah, berikut ini akan diulas mengenai peta, unsur apa saja yang membangun sebuah peta serta bagaimana cara yang bisa dilakukan untuk menghasilkan sebuah peta.

1. Pengertian Peta

Peta merupakan gambaran mengenai permukaan bumi pada suatu bidang datar yang diperkecil dengan menggunakan skala. Peta dapat berupa lembaran atau kumpulan peta yang kemudian dibukukan atau yang kita kenal dengan sebutan atlas.

Jika kita bisa menggunakan peta dengan baik dan memahami mengenai cara-cara membaca peta, maka kita akan memperoleh banyak informasi dari peta yang kita baca. Adapun informasi tersebut antara lain:

  • Mengetahui posisi suatu lokasi baik secara administratif yaitu dengan menghubungkan suatu objek dengan objek lain yang ada di dekatnya ataupun secara astronomis. Dengan cara memakai garis lintang serta garis bujur.
  • Mengetahui ukuran kenampakan muka bumi, dengan menggunakan skala yang ada pada peta, misalnya jarak diantara 2 tempat.
  • Mengetahui ketinggian tempat dan relief suatu tempat dengan menggunakan titik tinggi atau garis kontur.
  • Mengetahui potensi suatu daerah serta persebaran sumber daya alamnya.
  • Mengetahui persebaran objek geografi yang ada di suatu daerah, misalnya pola pemukiman.

2. Unsur-Unsur Peta

Sebagai suatu sarana dalam menyampaikan informasi secara spasial (keruangan), suatu peta harus memiliki unsur-unsur penting, yang terdiri dari:

  • Judul yang menunjukkan informasi apa yang terkandung dalam suatu peta, misalnya adalah peta potensi pariwisata Kabupaten Jember. Judul ini dapat diletakkan dimana saja di suatu tempat yang kosong agar tidak mengganggu informasi utama
  • Orientasi atau penunjuk arah yang dalam hal ini divisualisasikan dalam bentuk mata angin
  • Skala peta yang merupakan perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya yang ada di lapangan. Skala ini berguna jika kita ingin menghitung jarak objek di lapangan tanpa harus melakukan pengukuran secara langsung di lapangan.

Skala berkaitan dengan tingkat kedetailan informasi yang ada pada peta. Jika skalanya besar, tingkat kedetailan informasi tinggi namun kenampakan wilayah yang ditampilak kecil. Begitu juga sebaliknya.

  • Tanggal, bulan dan tahun pembuatan peta yang juga penting untuk dicantumkan untuk menilai apakah peta masih layak digunakan atau tidak. Ini berkaitan dengan update tidaknya informasi yang terkandung dalam peta
  • Garis astronomi yang terdiri dari garis lintang dan garis bujur
  • Garis tepi untuk membatasi informasi supaya tetap ada dalam peta dan tidak keluar dari lembar peta
  • Simbol agar informasi yang ada dalam peta tidak perlu dituliskan secara verbal sehingga menutupi gambar (peta) yang merupakan informasi penting. Dan simbol di sini terdiri atas dari tiga jenis, yaitu simbol titik yang menggunakan titik, kemudian simbol garis yang menggunakan garis dan simbol warna
  • Inset yang merupakan peta tambahan yang mendukung peta utama. Inset juga diletakkan di ruang yang kosong supaya tidak mengganggu informasi utama. Skala yang digunakan untuk inset ini adalah skala yang kecil supaya kenampakan yang ditampilkan lebih besar namun tingkat kedetailannya kurang
  • Legenda yang merupakan keterangan simbol-simbol yang digunakan dalam peta

3. Cara Membuat Peta

Nah, berikut ini adalah cara-cara yang dapat dilakukan jika ingin membuat peta tanpa menggunakan bantuan software khusus untuk membuat peta:

  • Tentukan daerah yang akan dipetakan lalu cari informasi atau referensi tentang daerah tersebut
  • Buatlah peta dasar
  • Klasifikasi data sesuai dengan kebutuhan yang berkaitan dengan maksud pembuatan peta
  • Lengkapi peta dengan simbol-simbol yang menggambarkan kenampakan yang ada di daerah yang telah dijadikan objek pemetaan tersebut
  • Buatlah legenda yang berisi keterangan mengenai simbol-simbol yang digunakan dalam peta. Karena merupakan keterangan, legenda ini harus disesuaikan dengan simbol peta
  • Lengkapi peta dengan Lettering ini adalah tata cara penulisan pada peta yang bertujuan untuk memberikan keterangan mengenai identitas suatu wilayah.

Itulah uraian mengenai peta yang meliputi pengertian, unsur-unsur peta dan cara membuat peta. Semoga bermanfaat.

Loading...
loading...

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *