Mengenal tokoh peneliti asal usul kehidupan Alexander Ivanovich Oparin

Diposting pada 288 views
Dia adalah A.I. Oparin (Alexander Ivanovic Oparin) seorang ilmuwan yang mengemukakan teori asal usul kehidupan.

Ia mengungkapkan dalam paparannya bahwa dahulu atmosfir bumi kaya akan senyawa-senyawa uap air, CO2, CH2 (methana), NH3(amonia) dan hidrogen.

Suhu yang tinggi dari berbagai sumber energi menyebabkan senyawa-senyawa tersebut bersenyawa menjadi senyawa organik.

Keadaan lautan yang bersuhu tinggi , senyawa-senyawa ini membentuk campuran berupa beraneka materi, yang disebut primordial soup.

Primordial soup bereaksi melakukan sintesis membentuk molekul organik kecil (monomer). Dari jutaan monomer tersebut bergabung menjadi yang kita sebut polimer.

Keadaan atmosfer pada waktu itu tidak memungkinkan terjadinya proses sintesis molekul organik secara spontan karena oksigen yang terkandung di dalam nya memecahkan ikatan kimia dan mengektrasi elektron.

A.I. Oparin adalah lulusan dari Moscow State University pada tahun 1917 dan menjadi professor di bidang biokimia pada tahun 1927.
Mengenal tokoh peneliti asal usul kehidupan Alexander Ivanovich Oparin
Alexander Ivanovich Oparin (1894-1980)
Dalam bidang biokimia Oparin menyatakan bahwa proses produksi makanan didasarkan pada Biocatalysis dan hal ini menjadi dasar industri biokimia di Uni Soviet kala itu.

Pada tahun 1969, Oparin menerima Lenin Prize dan dianugerahi medali emas Lemonosov Gold dalam temuan-temuannya di bidang biokimia.

Penegasa Oparin pada tahun 1922 menyatakan bahwa:

1. Tidak ada perbedaan antara organisme bernyawa dan materi tak bernyawa. Semua adalah proses kombinasi kompleks manifestasi dan sifat karakteristik dalam sebuah evolusi materi.

2. Bumi pada awalnya adalah terdiri zat metana, amonia, hidrogen dan uap air sebagai bahan baku evolusi keidupan. Hal ini dikuatkan dengan pertimbangan dari penelitian di permukaan atmosfer Jupiter dan planet-planet besar lainnya.

3. Dalam formulasi Oparin, bahan organik  dengan perilaku yang diatur oleh sifat-sifat atom dan susunan atom tersebut didalam molekul. Secara bertahap perubahan yang di hasilkan meningkatkan kompleksitas molekul dan membuat sifat baru dalam urutan koloid kimia baru yan berkembang menjadi sebuah hubungan sederhana antara bahan kimia. Hal ini ditentukan oleh interaksi molekul-molekul yang lebih kompleks.

4. Seleksi alam membentuk karakteristik material makhluk hidup ,menetukan kecepatan perubahan proses pertumbuhan sel untuk bertahan dalam melanjutkan eksistensinya.
[post_ads]
Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.