Mengulik Asal-Usul Dan Jenis Manusia Purba

Diposting pada 15.068 views

Asal-Usul Dan Jenis Manusia Purba ~ Manusia purba adalah nenek moyang manusia modern yang pernah hidup di muka Bumi jutaan tahun yang lalu. Peradaban mereka masih terbelakang. Mereka belum mengenal aksara tulisan, mencari makan dengan berburu dan bercocok tanam dan tinggal di dalam gua.

Terungkapnya keberadaan dan peradaban manusia purba berawal dari ditemukannya fosil dan artefak oleh para peneliti dan arkeolog.

Fosil merupakan tulang belulang makhluk hidup yang membatu karena proses alam sedangkan artefak adalah alat dan perlengkapan hidup milik manusia purba sebagai bagian kebudayaan mereka.

Fosil dan artefak inilah yang menjadi kunci manusia modern untuk mengetahui usia dan kondisi peradaban manusia purba pada masa lampau.

Di Indonesia, manusia purba yang banyak ditemukan fosilnya digolongkan menjadi 3 jenis yaitu jenis Meganthropus, Pithecanthropus, dan Homo.

Fosil mereka banyak ditemukan di lembah Sungai Brantas, daerah Wajak dan Tulungagung, serta lembah Sungai Bengawan Solo. Dari sini dapat diketahui bahwa peradaban manusia purba banyak berpusat di sekitar sungai sebagai sumber air.

Penelitian tentang manusia purba di Indonesia dipelopori oleh seorang peneliti bernama Dr. Eugene Dubois pada akhir abad 19. Dia berhasil menemukan fosil tengkorak manusia purba di daerah Trinil, Jawa Timur pada tahun 1891 yang menjadi bagian sejarah penting dalam dunia palaeoantropologi.

Asal-Usul Dan Jenis Manusia Purba
Asal-Usul Dan Jenis Manusia Purba

Asal-Usul Dan Jenis Manusia Purba

Sejak saat itulah penelitian tentang manusia purba di Indonesia terus dilakukan dan hasil penelitian Asal-Usul Dan Jenis Manusia Purba, kemudian diklasifikasikan sebagai berikut:

1. Meganthropus (Manusia Raksasa)

Fosil Meganthropus ditemukan di Sangiran oleh Von Koenigswald, seorang peneliti berkebangsaan Belanda pada tahun 1936-1941. Manusia purba ini diperkirakan hidup kira-kira 1-2 juta tahun yang lalu.

Baca Juga  Jenis-Jenis Golongan Darah dan Data Kecocokan Golongan Darah Untuk Transfusi

Ciri-ciri Meganthropus

Ciri-cirinya adalah:

  • Tulang pipi tebal
  • Otot rahang kuat
  • Tidak berdagu
  • Tulang kening menonjol
  • Tidak memiliki tonjolan belakang tajam
  • Perawakan tegap
  • Memakan tumbuhan dan hidup nomaden secara berkelompok

2. Pithecanthropus (Manusia Kera)

Fosil Pithecanthropus banyak ditemukan di daerah Trinil (Ngawi, Jawa Timur), Kedungbrubus (Madiun, Jawa Timur), Perning (Mojokerto, Jawa Timur), dan Sangiran (Sragen, Jawa Tengah). Mereka ditemukan oleh dua orang peneliti Indonesia dan Belanda bernama Tjokrohandojo dan Duyfjes.

Mereka menemukan bahwa jenis Pithecanthropus mojokertensis (manusia purba yang ditemukan di daerah Mojokerto) adalah jenis Pithecanthropus yang tertua.

Ciri-ciri Pithecanthropus

Ciri-cirinya adalah:

  • Rahang bawah kuat
  • Tulang pipi tebal
  • Kening menonjol
  • Tulang belakang tajam dan menonjol
  • Tidak memiliki dagu
  • Berperawakan tegap, memiki otot tengkuk kuat dan besar
  • Memakan tumbuhan

Jenis-Jenis pithecantrhopus

a. Pithecantrhopus erectus

Artinya manusia kera yang berjalan tegak. Ini adalah fosil paling terkenal yang ditemukan Dr. Eugene Dubois di akhir abad 19 di daerah Trinil dan Madiun.

Penemuan Pithecanthropus erectus ini menggemparkan dunia karena diyakini sebagai missling linkyang membuktikan teori asal usul manusia yang dicetuskan Charles Darwin, yaitu makhluk berkedudukan antara kera dan manusia.

Ciri-ciri Pithecanthropus Erectus

Ciri-ciri dari Pithecanthropus erectus ini antara lain:

  • Berjalan tegak
  • Memiliki volume otak 900 cc
  • Berbadan tegap
  • Tinggi badan 165-170 cm
  • Berat badan sekitar 100 kilogram
  • Memakan tumbuhan
  • Hidup sekitar 1-1,5 juta tahun yang lalu

b. Pithecanthropus Robustus

Artinya manusia kera yang berahang besar. Peneliti bernama Weidenreich dan Dr. Von Koenigswald menemukannya di Sangiran dan lembah sungai Bengawan Solo pada 1939.

Jenis ini terbagi atas Pithecanthropus mojokertensis (manusia kera Mojokerto) dan Pithecanthropus soloensi (manusia kera Solo).

Baca Juga  Hukum Archimedes Serta Aplikasinya
Ciri-ciri Pithecanthropus Robustus

Ciri-cirinya adalah:

  • Tinggi tubuh 165 – 180 cm
  • Berbadan tegap
  • Memiliki tonjolan kening yang tebal dan melintang di sepanjang area pelipus
  • Hidungnya lebar dan tidak berdagu
  • Memakan tumbuhan dan daging hasil buruan

3. Homo

Homo yang berarti manusia adalah jenis manusia purba paling maju yang mendekati ciri manusia modern saat ini.

Ciri-ciri Homo

Ciri-cirinya adalah:

  • Berat badan sekitar 30-150 kilogram
  • Memiliki volume otak lebih dari 1.350 cc
  • Berjalan tegak
  • Memiliki muka dan hidung yang lebar
  • Mulut masih menonjol
  • Memiliki peralatan berburu berburu batu dan tulang

Jenis-jenis Homo

Jenis-jenis Homo yang ditemukan antara lain:

a. Homo soloensis

Ahli geologi Belanda bernama C. Ter Haar dan Ir. Oppenoorth menemukannya di Ngawi, Jawa Timur pada 1931-1932. Homo soloensis diyakini dapat digolongkan sebagai jenis manusia purba modern Homo sapiens sebab sudah berbentuk manusia dan tidak lagi memiliki ciri-ciri kera.

b. Homo wajakensis

Ditemukan tahun 1889 oleh Von Rietschoten di Wajak, Tulungagung Jawa Timur. Homo wajakensis tergolong manusia purba kategori Homo sapiens (manusia cerdas) sebab mereka sudah mengenal tata upacara penguburan.

c. Homo sapiens

Homo sapiens yang berarti manusia cerdas memiliki bentuk tubuh mirip manusia modern saat ini. Mereka berakal dan memiliki sifat persis seperti kita sekarang. Kehidupan mereka masih sederhana dan nomaden.

Demikian artikel tentang Asal-Usul Dan Jenis Manusia Purba, Semoga bermanfaat.

Loading...
loading...

One thought on “Mengulik Asal-Usul Dan Jenis Manusia Purba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.