Mesin Diesel dan 4 Langkah Kerjanya

Diposting pada 259 views
Ilmu Pengetahuan ( Event Zero Indonesia ) Bila anda mendengar kata mesin diesel mungkin sudah tidak merasa asing bagi anda, mengapa tidak, mesin diesel juga terdapat pada kendaraan roda empat. Namun jika ditinjau dari cara memperoleh energi termalnya, motor diesel atau mesin diesel dikelompokkan ke dalam mesin dengan pembakaran dalam mesin itu sendiri, yaitu proses pembakaran terjadi di dalam silinder mesin, sehingga gas pembakaran yang terjadi sekaligus berfungsi sebagai fluida kerja.

Diketahui bahwa motor menggunakan beberapa silinder dimana di dalamnya terdapat torak yang bergerak secara translasi (bolak-balik). Di dalam silinder inilah terjadi pembakaran antara bahan bakar dengan oksigen dari udara. Gas pembakaran yang dihasilkan oleh proses tersebut mampu menggerakkan torak yang menyebabkan gerakan rotasi pada poros engkol dan sebaliknya gerak rotasi poros engkol menimbulkan gerak translasi pada torak.
Mesin Diesel dan 4 Langkah Kerjanya
Prinsip kerja pada mesin diesel bila dilihat dari sistem penyalaan bahan bakarnya, disebut penyalaan kompresi. Karena cara penyalaan bahan bakarnya dilakukan dengan menyemprotkan bahan bakar ke dalam silinder berisi udara bertemperatur dan bertekanan tinggi. Proses pembakaran du dalam motor bakar terjadi berulang-ulang (periodik), yaitu setiap satu siklus mengalami 2 kali putaran poros engkol dan membutuhkan 4 langkah kerja. Maka dari hal tersebutlah akan dijelaskan secara ringkas 4 langkah kerja tersebut:

1. Langkah isap

Pada awal langkah isap, piston berada pada Titik Mati Atas (TMA) dan kecepatan torak nol (belum bergerak). Torak bergerak menuju Titik Mati Bawah (TMB), katub isap (intake valve) terbuka, sehingga udara bersih masuk ke dalam silinder. Langkah isap ini belangsung hingga piston mencapai TMB.

2. Langkah Kompresi

Setelah mencapai TMB, torak bergerak kembali ke TMA, sementara katup isap dan katup buang tertutup. Udara yang telah ada di dalam silinder terkompresi oleh torak yang bergerak ke TMA. Volume udara kini menajdi kecil sehingga tekanan dan temperaturnya naik.

Baca Juga  Cara, syarat dan rukun menyembelih hewan

3. Langkah ekspansi

Pada langkah ini saat torak hampir mencapai TMA, bahan bakar disemprotkan ke dalam silinder dan terjadilah proses pembakaran sehingga tekanan dan temperaturnya naik. Sementara itu torak masih bergerak menuju TMA, berarti volume ruang bakar menjadi semakin kecil sehingga tekanan dan temperatur udara bahan bakar di dalam silinder menjadi semakin tinggi. Jadi pada intinya di dalam proses ini volume gas pembakaran di dalam silinder bertambah besar dan tekanannya turun.

4. Langkah Buang

Apabila torak telah mencapai TMB, katup buang sudah terbuka sedangkan katup isap tetap tertutup. Torak kemudian akan bergerak kembali ke TMA mendesak gas yang sudah terbakar keluar dari dalam silinder melalui saluran buang. Setelah langkah buang ini selesai, siklus kerja baru akan dimulai kembali dari langkah isap dan selanjutnya.

Demikianlah artikel ini dibuat semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi anda.

Salam GENUS (Generasi Penerus)

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.