Neokorteks ( Otak Berpikir)

Diposting pada 2.688 views
Neokorteks terbungkus disekitar bagian atas dan sisi-sisi otak mamalia, merupakan 80% dari seluruh materi otak manusia.

Neokorteks terdiri dari sel-sel saraf yang disebut neuron, bentuknya seperti selimut setebal 3 mm dan memiliki 6 lapisan. Masing-masing lapisan tersebut memiliki tugas yang berbeda-beda.

Neokorteks ( Otak Berpikir)Neuron disebut juga sebagai sel saraf, berfungsi mengirimkan pesan atau impuls yang berupa rangsang atau tanggapan.

Jutaan sel saraf membentuk suatu sistem saraf. Sebuah neuron biasanya terdiri dari 3 bagian utama, yaitu sel, dendrit, dang akson.

  1. Badan sel adalah bagian yang di dalamnya ditemukan nukleus dan organel-organel yang lain.
  2. Dendrit adalah sejumlah besar tonjolan dari badan sel, biasanya berbentuk menyerupai akar pohon atau antena untuk meningkatkan luas permukaan yang memungkinkan penerimaan sinyal dari sel saraf lain. Dendrit membawa sinyal ke arah badan sel. Pada sebagian besar neuron, membran plasma badan sel dan dendrit mengandung reseptor-reseptor protein untuk mengikat zat perantara kimiawi dari neuron lain.
  3. Akson atau serat saraf merupakan tonjolan tunggal, memanjang, berbentuk pipa yang mengantarkan potensial aksi menjauhi badan sel dan berakhir di sel saraf lain. Akson sering mengandung cabang-cabang sisi atau kolateral sepanjang serat-nya. Bagian dari badan sel yang merupakan tempat keluarnya akson dikenal sebagai bukit akson (axon hillock). Bagian ini adalah tempat potensial aksi bermula di sebuah neuron. Akson panjangnya bervariasi, mulai dari kurang 1mm (pada neuron-neuron yang hanya berhubungan dengan sel-sel tetangganya). sampai lebih dari 1mm (pada neuron-neuron yang berhubungan dengan bagian-bagian sistem saraf yang jauh atau dengan organ perifer).

Pada bagian ujung dari akson biasanya akan didapati cabang yang cukup banyak, juga menyerupai akar pohon yang disebut sebagai telodendrion. Disetiap ujung cabang atau telodendrion, akan ditemukan bulatan-bulatan kecil yang disebut button terminal atau terminal akson.

Terminal-terminal ini mengeluarkan zat perantara kimiawi yang secara simultan mempengaruhi banyak sel lain yang berhubungan erat dengan terminal tersebut.

Neuron yang terdapat dalam neokorteks adalah sekitar 12-15 juta. Sel-sel ini dapat berinteraksi dengan sel-sel lain melalui vibrasi disepanjang dendrit.

Neokorteks merupakan tempat bersemayamnya kecerdasan kita. Inilah yang mengatur pesan-pesan yang diterima melalui penglihatan, pendengaran, perabaan dan penciuman.

Proses yang berasal dari pengaturan ini adalah penalaran, berfikir secara intelektual, pembuatan keputusan, perilaku waras, bahasa, kendali motorik sadar dan penciptaan gagasan.

Neokorteks juga bertugas dalam kemampuan berbicara, kreasi, dan mencipta. Di otak ini pula bersemayam kecerdasan yang lebih tinggi yang di sebut intuisi.
Inilah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya.

Neokorteks ini membuat manusia bisa berfikir tentang segala sesuatu serta bisa mengendalikan nafsu dan emosi. Manusia mampu berperilaku dengan baik yang membedakannya dengan binatang.

Neokorteks membuat manusia berfikir secara intelek, waras, mengambil keputusan dengan hati-hati, kendali motorik sadar dan menciptakan gagasan nonverbal dengan baik.

Di dalam otak neokorteks, terdapat 4 lobus atau cuping yang mempunyai fungsi berbeda. Bagian-bagian ini dinamai berdasarkan letaknya setelah tulang tengkorak.

Sejak lama muncul berbagai pendapat tentang fungsi tersebut dalam otak. Pada bagian depan (belakang kening), terdapat lobus atau frontal korteks.

Lobus frontal merupakan pusat kendali otak, berfungsi untuk mengawasi proses berfikir tingkat tinggi, memikirkan langkah pemecahan masalah, dan mengatur sistem emosi.

Lobus frontal juga berhubungan dengan kepribadian dan konsentrasi. Berdasar riset terbaru diketahui bahwa lobus frontal baru mulai muncul pada usia sekitar 20 tahun sampai benar-benar matang pada usia 35 tahun.

Seberapa sering kita menggunakan bagian otak ini akan sangat besar pengaruhnya pada saat mencapai level dewasa.

Di atas telinga terdapat lobus temporal yang mengendalikan fungsi suara, bahasa, kemampuan bicara dan sebagian dari memori jangka panjang.
[post_ads]
Pada bagian belakang neokorteks terdapat occipital yang mengendalikan fungsi penglihatan dan persepsi. Itulah sebabnya mengapa jika sesorang terjatuh dan kepala bagian belakangnya terantuk, orang itu berkunang-kunang. Ini disebabkan karena saraf penglihatannya mengalami guncangan.

Pada bagian atas agak kearah belakang dari otak terdapat lobus parietal yang mengendalikan fungsi yang berhubungan dengan orientasi, kalkulasi, sensor data, fungsi bahasa dan proses sensasi.

Diantara Lobus frontal dan lobus parietal terdapat suatu daerah yang disebut motorkorteks. Bentuknya seperti sebuah pita yang melintang melewati atas kepala dari telinga kiri ke kanan.

Bagian ini mengendalikan fungsi gerakan tubuh dan bekerjasama dengan otak kecil untuk mengoordinasikan proses belajar keterampilan motorik.
Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.