Otak Kanan dan Otak Kiri

Diposting pada 1.182 views
Setelah dalam postingan sebelumnya kita melihat bagian-bagian otak, apabila dilihat dari atas maka akan didapati otak terdiri atas 2 hemisfer yaitu hemisfer kanan dan hemisfer kiri.

Keduanya merupakan pembagian dari otak besar atau serebrum yang terletak di atas batang otak, merupakan bagian terbesar dari otak manusia. Otak ini bertanggung jawab atas semua kegiatan intelektual, seperti kemampuan berfikir, kemampuan menalar, mengingat, membayangkan serta merencanakan masa depan.

Antara hemisfer kanan dan hemisfer kiri dihubungkan oleh serabut yang menjadi jembatan komunikasi yang disebut korpus kalosum yang terdiri sekitar 100 juta sel otak.

Penamaan ini tentu saja bukan hanya didasarkan atas letak atau posisinya, namun juga didasarkan atas perbedaan fungsi yang terjadi antara keduanya.

Otak Kanan dan Otak KiriUntuk itu setiap hemisfer mempunyai fungsi yang berbeda, tetapi saling mendukung. Ini pertama kali ditemukan oleh Roger bSperry, Ph.D pada tahun 1960.

Atas penemuannya itu ia kemudian mendapatkan hadiah nobel pada tahun 1981. Roger Sperry tidak hanya menemukan perbedaan otak kanan dan kiri dalam otak manusia. Ia juga menemukan hal lain di mana diketahui bahwa pada saat otak kanan sedang bekerja, maka otak kiri cenderung lebih tenang demikian pula sebaliknya.

Pada saat ini perbedaan fungsi otak kiri dan otak kanan tidak hanya menjadi pengetahuan yang diakui bersama oleh para praktisi medis, tetapi juga menjadi sebuah cabang ilmu pengetahuan yang lebih khusus.

Ini merupakan perkembangan dahsyat dalam ilmu pengetahuan, dimana dunia medis pada zaman dahulu menganggap bahwa perbedaan fungsi otak kanan dan otak kiri tidaklah besar sehingga kurang mendapat perhatian.

Setiap manusia memiliki kecenderungannya sendiri-sendiri dalam menggunakan otak kanan atau otak kiri, baik sadar ataupun di bawah sadarnya. Hal ini tergantung pada banyak faktor yang mempengaruhi sejak masih kecil, bahkan sejak dalam kandungan.

Untuk itu, kecenderungan berfikir dengan menggunakan otak kanan ataupun otak kiri merupakan hasil dari suatu proses yang sangat panjang. dan hal ini merupakan hasil dari sebuah pergesekan-pergesekan di mana ia hidup dalam polanya.

Pada hakikatnya, hubungan antara otak kanan dan otak kiri seperti halnya hubungan manusia dengan bayangannya sendiri sementara bayangannya tidak, begitu pula sebaliknya. Artinya, tidak mungkin otak kanan bekerja tanpa dukungan otak kiri, begitu pula sebaliknya.

Konsep mutualisme merupakan ciri utama hubungan antar seluruh bagian tubuh manusia. Jika otak kanan saja yang bekerja sama artinya seperti manusia tanpa bayangan.

Atau jika otak kiri saja yang bekerja sama artinya seperti bayangan tanpa ,manusia. Namun demikian, tidak dipungkiri bahwa dalam kehidupan manusia, terdapat dominasi terhadap salah satu dari keduanya.

Ada yang memang dominan dengan otak kiri atau otak kanannya dalam hal-hal tertentu. Tetapi, yang perlu diingat, bahwa masing-masing belahan otak tetap saling mendukung.

Jadi, tidaklah benar adanya anggapan bahwa seseorang yang tergolong dominan dengan otak kanannya lantas otak kirinya tidak berfungsi sama sekali. Begitupun sebaliknya , adalah suatu kekeliruan juga apabila ada anggapan bahwa seseorang yang telah dominan dengan otak kirinya lantas tidak bisa mengembangkan atau mengasah ketrampilan otak kanannya.

Kedua belahan otak penting artinya, orang memanfaatkan kedua belah otak cenderung seimbang dalam setiap aspek kehidupan, ia akan mudah dalam belajar. Hal ini disebabkan orang tersebut mempunyai pilihan untuk menggunakan bagian otak yang diperlukan dalam setiap pekerjaan yang sedang dihadapi.

Jika kita termasuk dalam kategori orang yang dominan dengan menggunakan otak kiri dan tidak melakukan upaya tertentu memasukkan beberapa aktivitas otak kanan, maka ketidak seimbangan yang terjadi. ini dapat mengakibatkan kita dan mempengaruhi kesehatan mental dan fisik.
[post_ads]
Mengenai ukuran besar dan kecilnya kedua belahan otak kiri dan kanan ini, berdasarkan beberapa riset yang dilakukan oleh beberapa pakar dunia disimpulkan bahwa ada perbedaan struktur dan jumlah sel syaraf antara otak kanan dan otak kiri. Bahkan , ini juga sampai pada pengembangan kesimpulan empiris bahwa struktur dan jumlah sel syaraf antara otak kanan dan otak kiri menjadi pembeda yang mendasar bagi setiap suku bangsa.

Misalnya saja, bangsa Arya (Jerman) dan wilayah Eropa rata-rata memiliki otak kanan yang lebih besar dari otak kiri, sedangkan wilayah Asia hingga Afrika, rata-rata memiliki otak kiri yang lebih besar dari otak kanan.

Fakta demikian menunjukkan bahwa mengenai besar kecilnya kedua belahan otak manusia tergantung seberapa optimal manusia mampu menerjemahkan potensi dirinya sendiri.
  1. Otak Kiri
  2. Otak Kanan
Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.