Pajak dan Restribusi

Diposting pada 150 views

1. Pajak

A. Pengertian Pajak

Yaitu iuran ( dalam baentuk uang ) yang sangat diharuskan untuk dibayar oleh masyarakat ( wajib Pajak ) kepada pemerintah (negara ) berdasar dari undang- undang dan tidak mempunyai balas jasa secara langsung.

Pajak dan Restribusi

a. Pajak diatur dalam UUD 1945 Pasal 23 (23A) ayat 2.
b. Ciri- cirri Pajak :
– Pajak bersifat memaksa.
– Pemungutan pajak dipungut atas dasar Undang- Undang.
– Masyarakat ( wajib pajak) tidak mendapatka balas jasa secara langsung dari pemerintah ( negara).
– Digunakan untuk kepentingan umum negara.

B. Landasan/ dasar pemungutan Pajak :

a. Tata cara pemungutan pajak berdasarkan UU No. 16 Tahun 2000.
b. Pajak PBB ( Pajak Bumi dan Bangunan) berdasarkan UU No. 12 Tahun 1994.
c. Pajak PPh ( Pajak Penghasilan ) berdasarkan UU No. 17 Tahun 2000.
d. PPN dan PPnBM ( Pajak Pertambahan NIlai Barang dan jasa & Pajak Penjualan atas Barang Mewah berdasarkan UU No. 18 Tahun 2000.
e. Bea Materai dan Cukai berdasarjkan UU No. 13 Tahun 1985,  Cukai yaitu pengenaan pajak terhadap barang- barang tertentu. Contoh : Rokok, Minuman beralkohol, dll.

C. Prinsip Pajak

1. Prinsip Keadilan
Yaitu prinsip yang menyesuaikan kemampuan masyarakat ( wajib pajak ).
2. Prinsip Kecocokan
Yaitu Pajak dipungut, harus tidak memberatkan si wajib pajak.
3. Prinsip Kepastian
Yaitu Pajak dipungut dari wajib pajak secara tegas, jelas, dan kepastian hukumnya.
4. Prinsip Ekonomi
Yaitu pemungutan pajak harus mempertimbangkan biaya yang harus dikeluarkan.

D. Unsur Pajak :

a) Subjek pajak
– Yaitu seseorang ( orang pribadi) yang harus wajib membayar pajak.
– Contoh : Pegawai, pengusaha, artis, dll.

b) Objek pajak
– Yaitu suatu barang/ jasa yang dikenakan pajak.
– Contoh : Bangunan, tanah, penghasilan, royality, laba perusahaan, dll.

c) Tarif pajak
– Yaitu ketentuan banyak sedikitnya pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak terhadap pemerintah ( negara)
– Bentuk Tarif Pajak :
a. Tarif Pajak Progresif
Yaitu tariff pajak dengan progress/ presentase meningkat.
b. Tarif Pajak Degresif
Yaitu tariff pajak dengan progress/ presentase menurun.
c. Tarif Pajak Proporsional
Yaitu tariff pajak dengan progress/ presentase sama( tetap).
d. Tarif Pajak Tetap
Yaitu tariff pajak dengan progress/ presentase antara Progressive dan Digressive.

2. Retribusi

Yaitu pungutan yang dilakukan oleh suatu daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu, yang diberikan khusus oleh Pemda( Pemerintah daerah) untuk kepentingan seseorang( orang pribadi) atau umum.[post_ads]

Perbedaan Pajak & Restribusi

No.
Faktor yang membedakan
Pajak
Retribusi
1.
Keputusan
Pemerintah Pusat
Pemerintah daerah
2.
Ketetapan
UU( Unadang- undang)
Peraturan Daerah
3.
Pihak Pemungut
Pemerintah Pusat
Pemerintah daerah
4.
Sifat Pemungut
Wajib, dapat dipaksakan
Tidak wajib
5.
Imbalan/ jasa
Tidak mendapat imbalan secara langsung
Mendapat imbalan secara langsung
6.
Perlakuan aturan
Untuk seluruh warga negara
Untuk warga daerah bersangkutan
7.
Sumber pendapatan
Sumber pendapatan pemerintah pusat
Sumber pendapatan pemerintah daerah (Pemda)
Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.