Pengertian Cuaca Dan Iklim serta Unsur-Unsur yang Menyertaianya

Diposting pada 1.003 views

Cuaca dan iklim sering kali kita dengar dua istilah tersebut di berita. Namun apakah pengertian cuaca dan iklim itu dan apa saja unsur-unsur yang ada di dalamnya, mungkin masih belum banyak yang tahu.

Nah, pada tulisan kali ini, kami akan berbagi pengetahuan mengenai hal tersebut, yakni tentang pengertian cuaca dan iklim sekaligus unsur-unsur di dalamnya.

Pengertian Cuaca
Pengertian Cuaca

1. Pengertian Cuaca dan Iklim

Cuaca dan iklim adalah dua hal yang berbeda. Cuaca merupakan keadaan udara di suatu daerah yang relatif sempit dalam waktu yang relatif singkat. Sedangkan iklim adalah kebalikannya yakni kondisi cuaca di suatu daerah yang relatif luas dalam waktu yang relatif lama.

Ada ilmu khusus yang mempelajari tentang cuaca dan iklim ini. Ilmu yang secara khusus mempelajari masalah cuaca disebut dengan meteorolgi, sedangkan ilmu yang khusus mempelajari iklim disebut dengan klimatologi.

2. Unsur-Unsur Cuaca dan Iklim

Nah, berikut ini adalah unsur-unsur yang menyebabkan terbentuknya cuaca dan iklim:

a. Sinar Matahari

Matahari sebagai pusat dari tata surya akan dikelilingi oleh planet-planet di sekitarnya termasuk bumi. Bagian dari bumi yang menghadap ke arah matahari akan mengalami siang hari sedangkan bagian yang lainnya akan mengalami malam hari.

Intensitas cahaya matahari yang diterima oleh bumi juga dipengaruhi oleh letak lintang, dimana semakin tinggi letak lintang maka intensitas cahaya matahari yang diterima akan semakin berkurang, demikian juga sebaliknya.

Nah, daerah yang lebih banyak menerima sinar matahari adalah daerah yang berada di garis khatulistiwa. Pun begitu, ada juga faktor lain yang dapat mempengaruhi intensitas cahaya matahari untuk sampai di bumi, seperti awan.

b. Kelembaban Udara

Kelembaban udara ini tergantung pada panas di permukaan bumi. Kelembaban udara merupakan kandungan uap yang terdapat di dalam udara, dimana semakin tinggi suhu di suatu daerah maka kelembaban udara juga semakin tinggi, karena semakin banyak air yang ada di permukaan bumi ini menguap dan dimuat oleh udara.

Baca Juga  Perkembangbiakan pada Makhluk Hidup

c. Tekanan Udara

Udara ini sekalipun adalah gas tetapi tetap memiliki massa yang otomatis juga memiliki tekanan. Tekanan udara adalah gaya yang diakibatkan oleh adanya berat dari lapisan udara.

Sama dengan kelembaban, tekanan udara juga dipengaruhi oleh suhu dimana semakin tinggi suhu tekanan udara semakin rendah. Sebaliknya, semakin rendah suhu, tekanan udara akan semakin tinggi.

d. Suhu atau Temperatur

Intensitas cahaya matahari yang diterima oleh bumi ini sebagian akan dipantulkan dan sebagian yang lainnya akan diserap. Sinar matahari yang dipantulkan inilah yang mempengaruhi suhu.

Daerah yang datar mampu memantulkan cahaya matahari dengan lebih sempurna sehingga suhunya pun lebih panas. Berbeda dengan pegunungan pemantulannya kurang sempurna sehingga suhunya pun lebih sejuk.

e. Angin

Angin ini merupakan udara yang bergerak. Udara akan bergerak dari daerah yang memiliki tekanan udara yang tinggi menuju ke daerah yang memiliki tekanan udara yang rendah. Adanya pergerakan udara inilah yang menyebabkan terjadinya angin.

f. Curah Hujan

Hujan juga merupakan salah satu unsur cuaca dan iklim, yang dikontrol oleh siklus hidrologi. Hujan ini terjadi karena air yang ada di permukaan bumi menguap karena sinar matahari.

Uap air ini kemudian akan terus naik ke atmosfer kemudian dikondensasi yang akhirnya membentuk awan. Jika awan ini sudah berat dikarenakan kandungan airnya sudah banyak, maka titik air yang ada pada awan tersebut akan jatuh dan disebut dengan hujan.

g. Awan

Awan ini merupakan kumpulan dari titik air ataupun kristal es yang halus yang ada di atmosfer.

Terdapat 4 bentuk awan yakni awan kumulus, awan stratus, awan cirrus dan awan nimbus. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:

  • Awan cumulus adalah awan yang berwarna putih dan terlihat bergerombol dan bisa kita lihat saat siang dan sore hari.
  • Awan stratus merupakan awan yang bentuknya seperti berlapis dan ukurannya relatif luas.
  • Awan cirrus merupakan awan yang tipis dan letaknya juga tinggi.
  • Awan nimbus merupakan awan yang gelap dan bentuknya tidak menentu dan biasanya menjadi penanda bahwa hujan akan turu.
Baca Juga  Mengenal Teori dan Susunan Tata Surya

Nah, itulah pembahasan mengenai pengertian cuaca dan iklum serta unsur-unsur yang menyebabkan adanya cuaca dan iklim. Semoga bermanfaat.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *