Pengertian Eritrosit Dan Hemoglobin Serta Fungsinya Dalam Darah

Diposting pada 3.102 views

Pengertian Eritrosit Dan Hemoglobin ~ Darah merupakan salah satu komponen yang memiliki peran penting dalam sistem peredaran darah manusia.

Darah manusia memiliki komponen penyusun terdiri dari plasma darah dan sel-sel darah. Sel-sel darah tersebut memiliki komponen penyusun sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit).

Pengertian Eritrosit Dan Hemoglobin Serta Fungsinya Dalam Darah
Pengertian Eritrosit Dan Hemoglobin Serta Fungsinya Dalam Darah

Pengertian Eritrosit Dan Hemoglobin

Fungsi Darah

Sebagai salah satu komponen penting dalam tubuh, darah memiliki beberapa fungsi diantaranya adalah sebagai berikut :

1) Sebagai Alat Pengangkut

Sel-sel darah berfungsi mengedarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh. Sel darah juga berperan dalam proses pengangkutan karbon dioksida dari seluruh tubuh ke paru-paru untuk dikeluarkan.

Sedangkan plasma darah berperan mengangkut sari-sari makanan dari usus halus ke seluruh jaringan tubuh serta mengangkut urea dari hati menuju ke ginjal untuk disaring.

2) Sebagai Agen Pertahanan tubuh

Sel darah putih yang terdapat dalam darah berfungsi membasmi kuman penyakit yang menjangkiti tubuh dan merusak jaringan tubuh.

3) Sebagai Pengatur Suhu Tubuh

Ketika badan kita menggigil kedinginan, panas tubuh kita akan bertambah. Sedangkan pada cuaca panas, tubuh kita akan berkeringat untuk mengurangi panas tubuh dan menstabilkan suhu tubuh. Keringat yang dikeluarkan ini diambil dari dalam darah.

4) Sebagai Pencegah Melebarnya Luka

Ketika kulit kita terluka, keping darah akan keluar membentuk benang fibrin yang membantu proses pembekuan darah serta menghambat proses pelebaran luka.

Setelah mengetahui peranan darah bagi tubuh, pada bahasan kali ini, kita akan mengulas lebih mendalam mengenai salah satu komponen penyusun darah yakni sel darah merah atau eritrosit beserta zat hemoglobin yang terkandung di dalamnya.

Pengertian Eritrosit (Sel Darah Merah)

Eritrosit atau sel darah merah merupakan salah satu jenis sel darah manusia yang berperan mengedarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh. Eritrosit memiliki bentuk pipih, cekung (bikonkaf) dan tidak berinti.

Pada orang dewasa, setiap 1 milimeter kubik (mm3) darah terdapat 4 hingga 6 juta sel darah merah. Jika seseorang memiliki jumlah sel darah merah kurang dari jumlah tersebut, maka dia bisa dikatakan menderita kekurangan darah (anemia).

Di dalam sel darah merah terkandung suatu zat yang bernama hemoglobin. Hemoglobin inilah yang memberi warna merah pada eritrosit serta memiliki kemampuan mengikat oksigen dan mengedarkannya ke seluruh tubuh.

Fungsi Eritrosit Dalam Darah

Eritrosit memiliki fungsi utama mengedarkan hemoglobin yang nantinya berperan penting dalam proses pertukaran oksigen dan karbon dioksida dalam tubuh. Selain itu, eritrosit juga berperan untuk menjaga keseimbangan pH darah dan mengkatalisis reaksi air dengan karbon dioksida.

Pengertian Hemoglobin

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sel darah merah mengandung suatu zat yang bernama hemoglobin. Dalam setiap sel darah merah terdapat kurang lebih 300 juta molekul hemoglobin dan tiap 100 ml sel darah merah biasanya mengandung 15 gram hemoglobin.

Kata hemoglobin sendiri merupakan penggabungan dari dua kata yakni heme (salah satu jenis zat besi) dan globin (zat protein dalam darah). Bisa dikatakan hemoglobin merupakan salah satu jenis protein dalam darah yang terdiri dari molekul zat besi dan rantai polipeptida globin.

Hemoglobin inilah yang berperan sebagai media pengangkut oksigen untuk kemudian diedarkan ke seluruh tubuh.

Fungsi Hemoglobin Dalam Sel Merah

Hemoglobin memiliki peranan yang sangat penting bagi tubuh. Secara umum hemoglobin memiliki dua peranan penting yakni :

  1. Hemoglobin berfungsi mengambil oksigen dari paru-paru kemudian mengedarkannya ke seluruh tubuh.
  2. Hemoglobin mengikat zat karbon dioksida yang ada di seluruh jaringan tubuh untuk kemudian dibawa ke paru-paru untuk dibuang ke udara melalui proses pernapasan.

Kadar hemoglobin dalam darah harus selalu dijaga karena kekurangan hemoglobin bisa menyebabkan pasokan oksigen juga ikut berkurang sehingga tubuh menjadi lemas,letih dan mudah lelah.

Sedangkan jumlah hemoglobin yang berlebihan juga tidak baik bagi tubuh karena bisa menyumbat pembuluh darah yang selanjutnya menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

Demikian pembahasan mengenai peranan eritrosit dan hemoglobin dalam darah. Semoga bermanfaat.

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.