Pengertian, macam, jalur dan akibat gempa bumi

Diposting pada 609 views

Pengertian Gempa Bumi

Gempa bumi adalah peristiwa bergetarnya permukaan bumi akibat dari gelombang seismik terhadap lapisan-lapisan batuan atau litosfer.

Gempa bumi atau seisme berakibat merubah , merombak atau merusak permukaan bumi. Ilmu untuk mempelajari gempa bumi adalah seismologi, sementara alat untuk mengukur kekuatan gempa adalah seismograf.
Pengertian, macam, jalur dan akibat gempa bumi

Macam-macam gempa bumi

1. Macam gempa bumi berdasarkan penyebabnya

a. Gempa bumi tektonik
Gempa bumi yang terjadi akibat dari adanya proses pergeseran dan patahnya lapisan batuan di litosfer.

Jenis gempa bumi ini berbahaya sekali sebab tanah dapat mengalami retakan dan bergeser, karena gempa ini selalu mengakibatkan perpindahan tanah maka disebut sebagai gempa dislokasi.

b. Gempa Bumi Vulkanis
Gempa bumi yang terjadi di sekitar gunung api akibat dari aktifitas yang terjadi pada gunung api tersebut.

c. Gempa Bumi Guguran (runtuhan / terban)
Gempa bumi yang terjadi karena runtuhan batuan atau tanah di gua kapur atau terowongan penambangan.

2. Macam gempa bumi berdasarkan jarak hiposentrum-nya

Pengertian Hiposentrum
Hiposentrum adalah pusat gempa yang letaknya jauh di kedalaman bumi.

Pengertian Episentrum
Episentrum adalah pusat gempa di atas kedalaman dari hiposentrum atau permukaan

Dari kedua jenis gempa di atas , jenis episentrum yang paling berbahaya sebab kekuatan gempa besar hingga menimbulkan kerusakan hebat.

Berdasarkan jarak pusat gempa (hiposentrumnya) gempa bumi dibedakan menjadi:

a. Gempa bumi dalam
Gempa bumi dalam adalah gempa bumi yang jarak kedalaman hiposentrumnya lebih dari 300 KM di bawah permukaan bumi.

Gempa jenis ini tidak terlalu membahayakan sebab kekuatan gempa kecil karena pusat gempa sangat jauh dikedalaman bumi.

b. Gempa bumi menengah
Gempa bumi menengah adalah jenis gempa bumi yang pusat gempanya berada pada kedalaman antara 100 KM hingga 300 KM.

Memiliki kekuatan lebih dibandingkan jenis gempa bumi dalam karena pusat gempa lebih mendekati permukaan bumi.

c. Gempa bumi dangkal
Gempa bumi dangkal adalah jenis gempa bumi yang titik pusat gempanya berjarak kurang dari 100 KM.

Semakin dangkal pusat gempa maka akan semakin berbahaya sebuah gempa bumi karena getaran yang diakibatkannya akan semakin kuat.

3. Macam gempa berdasarkan intensitas atau kekuatan

Melalui pengamatan yang terus di lakukan dalam pemantauan gempa dapat diketahui intensitas dan kekuatan sebuah gempa bumi.

Berdasarkan intensitas dan kekuatan gempa maka gempa bumi dapat di bagi menjadi:

a. Gempa Makroseisme
Gempa makroisme adalah gempa yang intensitasnya atau kekuatannya besar dan dapat diketahui secara langsung tanpa menggunakan alat.

b. Gempa Mikroseisme
Gempa mikroseisme adalah gempa bumi yang intensitasnya atau kekuatannya kecil dan hanya dapat diketahui dengan alat ukur gempa.

Alat pengukur gempa

Pengertian, macam, jalur dan akibat gempa bumi
Alat pengukur gempa dinamakan Seismograf, dan seismograf dapat dibedakan dalam dua jenis berdasarkan arah getaran yang di ukur, yaitu:

1. Seismograf Horisontal

Yaitu seismograf yang mencatat kekuatan gempa atau getaran bumi arah horisontal atau mendatar.

2. Seismograf Vertikal

Yaitu seismograf yang mencatat getaran bumi arah vertikal.

Besaran ukuran gempa didasari oleh besaran amplitudo gelombang tektonik dan dicatat oleh seismograf dengan menggunakan skala Richter.

Jalur gempa bumi di Indonesia

Indonesia sering terjadi gem[pa bumi terutama jenis gempa vulkanik, kenapa jenis gempa vulkanik banyak terjadi di Indonesia? Karena Indonesia memiliki banyak Gunung Api aktif.

Selain jenis gempa vulkanik juga sering terjadi gempa tektonik, alasannya karena Indonesia masih berlangsung proses pembentukan pegunungan baik patahan maupun lipatan.

Indonesia secara geologis berada pada lempeng-lempeng patahan sebagai berikut:
1. Lempeng benua eurosia
2. Lempeng Samudra Hindia,
3. Lempeng benua Australia,
4. Lempeng samudra Pasifik.
Pengertian, macam, jalur dan akibat gempa bumi

Akibat gempa bumi

1. Akibat yang menguntungkan:

Mineral didalam bumi terangkat dan dapat dimanfaatkan.

2. Akibat yang merugikan :

a. Kerusakan rumah-rumah penduduk,
b. Jaringan -jaringan banyak yang putus dan rusak,
c. Tanaman banyak yang rusak dan roboh,
d. Pemukaan tanah menjadi rusak,
e. Bisa menyebabkan tsunami,
f. Menimbulkan korban harta benda,
g. Menimbulkan korban jiwa.

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.