Pengertian, Sejarah Dan Fungsi Mata Uang

Diposting pada 2.360 views

Saya yakin semua orang pasti tahu apa itu mata uang. Ya tentu saja, karena setiap manusia tidak bisa terlepas dengan benda ini. Kecuali jika anda hidup di hutan yang mana tidak menggunakan uang sebagai alat tukarnya.

Walaupun demikian familiar-nya uang buat semua orang, apakah kira-kira semua tahu atau paham mengenai arti atau definisi dari uang, sejarahnya serta fungsi dasar yang sebenarnya dari benda tersebut?

Saya yakin banyak diantara pembaca yang belum tahu mengenai hal ini. Untuk itu pada pembahasan artikel kali ini, kami akan sedikit kupas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan uang.

Mulai dengan apa pengertiannya, sejarah terbentuknya dulu, hingga berbagai fungsi dasar dari mata uang.

Pengertian, Sejarah Dan Fungsi Mata Uang

Pengertian, Sejarah Dan Fungsi Mata Uang

Pengertian Uang Menurut Para Ahli

Menurut R.J Thomas uang merupakan suatu benda yang dengan mudah diterima oleh seluruh kalangan masyarakat untuk menjadi alat pembayaran pembelian barang, jasa dan juga barang lainnya. Selain itu uang juga bisa digunakan untuk membayar utang.

Sedangkan menurut Sir Dennis Holme Robertson uang adalah sesuatu yang dapat diterima dalam hal pembayaran untuk mendapatkan suatu barang. A.C Piguo berpendapat dalam bukunya yang berjudul “The Veil Of Money” bahwa uang memiliki arti sederhana, yaitu alat tukar.

Pengertian lain adalah pengertian menurut ekonomi tradisional yang mendefinisikan uang sebagai alat tukar yang dapat diterima secara umum.

Bentuk dari alat tukar tersebut bisa berupa apapun yang intinya dapat diterima oleh berbagai kalangan masyarakat dalam proses melakukan pertukaran barang dan juga jasa.

Di dalam ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu benda yang tersedia secara umum dan juga dapat diterima untuk menjadi alat pembayaran bagi pembelian barang dan jasa serta kekayaan berharga lainnya, bahkan bisa juga untuk membayar utang.

Baca Juga  Pengertian dan Definisi Ringkas Internet

Ada beberapa ahli yang menyebutkan bahwa uang digunakan untuk alat penunda pembayaran.

Sejarah Uang

Sebelum uang dijadikan sebagai alat pembayaran, dahulu sistem perdagangan dilakukan dengan sistem tukar menukar atau yang biasa disebut dengan barter.

Dalam sistem ini terdapat syarat double councidence of wants atau kebutuhan yang timbul secara bersama-sama. Dengan begitu kebutuhan manusia haruslah dalam jumlah terbatas dan sedikit agar bisa menjalankan sistem ini.

Karena semakin bertumbuhnya kebutuhan manusia, maka sistem barter dianggap tidak bisa menjadi sistem jual beli dalam masyarakat. Maka ditemukanlah suatu komoditas yang digunakan sebagai alat barter.

Penggunaan alat tukar yang menggantikan barang sebagai sistem barter ini selanjutnya disebut dengan uang yang membuat semua orang dapat menjualkan barang yang dimilikinya tanpa menggunakan syarat kebutuhan yang timbul secara bersama-sama.

Awalnya uang menggunakan emas dan perak dalam bentuk cairan, sehingga menyebabkan kesulitan dalam melakukan transaksi karena harus membawa timbangan. Namun setelah itu ditemukan sistem uang koin logam yang dapat menutup kekurangan tadi.

Logam yang digunakan saat itu nilai nominalnya sama dengan nilai intrinsik, berbeda dengan saat ini yang berbeda dengan nilai instrinsik-nya.

Fungsi Uang

Setelah menelaah mengenai pengertian dari uang, maka selanjutnya kita menyelami mengenai fungsi dari uang. Terdapat tiga fungsi utama dari uang, yaitu alat tukar, alat penyimpanan nilai, dan juga alat hitung. Berikut adalah penjabaran dari ketiga fungsi tersebut.

1. Fungsi Alat tukar

Fungsi uang sebagai alat tukar berarti membuat uang tersebut bisa ditukar dengan barang ataupun jasa dengan nilai yang sepadan.

Fungsi uang sebagai alat tukar dapat dijadikan pendorong efisiensi dalam perekonomian. Hal tersebut karena uang sebagai alat ukar dapat mengurangi waktu yang diperlukan dalam melakukan transaksi barang atau jasa.

Baca Juga  Metode Diskusi dalam Pembelajaran

2. Fungsi Alat Hitung

Fungsi alat hitung atau unit of account membuat uang dapat digunakan untuk menghitung nilai dari barang dan juga jasa dalam bentuk satuan uang.

Dengan adanya uang yang berfungsi sebagai alat hitung kita dapat melakukan pembelian barang ataupun jasa sehingga dapat mempermudah terjadinya transaksi.

3. Fungsi Alat Penyimpanan Nilai

Store of value atau fungsi sebagai alat penyimpanan membuat uang dapat mewakili daya beli masyarakat. Walaupun uang bukan merupakan alat penyimpanan yang aman dan juga menguntungkan, namun uang merupakan suatu aset dengan likuiditas yang tinggi.

Walaupun begitu apabila Anda memiliki uang dalam jumlah besar lebih baik menukarnya dengan aset lain seperti menjadikannya usaha atau membelikan-nya tanah, karena bisa saja terjadi perubahan nilai mata uang sewaktu-waktu dan Anda tidak akan merugi.

4. Fungsi Standar Ukuran Pembayaran yang Ditunda

Untuk fungsi ini uang dianggap sebagai utang yang menjadi alat yang jelas untuk membantu seseorang.

5. Fungsi Alat Sebagai Nilai

Fungsi ini merupakan fungsi sederhana dan dapat juga dilakukan pada masa sistem barter walaupun masih lebih mudah bisa menggunakan uang.
Itulah beberapa penjelasan mengenai uang. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.