Pengertian Seni, Jenis, dan Fungsinya

Diposting pada 852 views

Pengertian Seni ~ Indonesia terkenal dengan keaneka ragaman budaya termasuk aspek seni yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, seni selalu dianggap memiliki karisma tersendiri yang mampu menarik perhatian khalayak umum untuk menikmatinya.

Berbicara soal seni tidak akan ada habisnya. Seiring dengan perkembangan zaman, seni pun juga mengalami pertumbuhan pesat yang terus berpengaruh terhadap orang-orang di sekitarnya.

Pengertian Seni, Jenis dan Fungsinya
Pengertian Seni, Jenis dan Fungsinya

Pengertian Seni

Menurut beberapa ahli, pengertian seni adalah hasil karya manusia yang indah, bisa dinikmati dan dirasakan sehingga menimbulkan kesan tersendiri bagi para penikmatnya.

Dalam Bahasa Sansekerta, seni berasal dari kata “sani” yang artinya pelayanan atau pemujaan. Hal ini dikarenakan pada zaman dahulu seni dijadikan sebagai salah satu alat untuk acara-acara sakral seperti adat dan keagamaan.

Selain itu, ada juga pendapat bahwa seni berasal dari Bahasa Belanda yaitu genie yang artinya luar biasa atau jenius. Jadi, pengertian seni menurut Bahasa Belanda merupakan sebuah kemampuan luar biasa yang dibawa seseorang sejak lahir dan bisa dibagikan kepada orang lain yang ingin merasakannya.

Pengertian seni lain yang juga bisa dipelajari adalah bahwasannya seni merupakan sebuah ide pengaplikasian dari alam atau fenomena sekitar. Maka dari itu, seni merupakan unsur terdekat dari kehidupan manusia.

Jenis-jenis Seni

Nah, setelah diatas kita kupas mengenai pengertian seni, selanjutnya akan kita bahas terkait jenis-jenis seni yang ada. Secara umum, seni terdiri dari 5 jenis/ragam, antara lain:

1. Seni rupa

Seni rupa merupakan salah satu jenis seni yang berorientasi pada wujud. Dalam seni rupa terdapat beberapa unsur hasil seni seperti gambar, pahatan patung, lukis, kerajinan tangan, kriya, dan multimedia.

Baca Juga  Kekuatan Pebulutangkis Ganda Putri Indonesia ditangan Eng Hian

Seni rupa merepresentasikan wujud yang dapat dirasakan oleh indera penglihatan serta peraba manusia. Seni rupa sudah ada sejak zaman animisme dan dinamisme.

2. Seni teater

Jenis seni ini berfokus pada aspek peran atau akting. Selain itu dalam seni teater juga berisi pemahaman pembuatan naskah, pemahaman mendalami karakter peran yang berbeda-beda, pemahaman menyeleksi pemain, pemahaman membuat berbagai macam setting cerita, pemahaman intonasi suara, serta pemahaman rias karakter untuk peran yang didapat.

Untuk bermain seni peran, dibutuhkan jiwa yang dapat melebur dalam peran lain yang belum tentu sesuai dengan dirinya.

3. Seni musik

Seni musik menggunakan bunyi sebagai unsur pertamanya. Dalam seni ini Anda akan belajar harmonisasi nada, melodi, dan notasi pada musik. Selain itu, penjiwaan ketika sedang memainkan seni musik juga sangat dibutuhkan agar pesan dari seni tersebut sampai dan bisa dirasakan oleh setiap pendengarnya.

4. Seni tari

Seni tari merupakan salah satu ragam seni yang cara mengekspresikannya menggunakan gerakan. Gerakan tubuh yang dihasilkan berfungsi untuk mengekspresikan keindahan dan sebagai media komunikasi.

Setiap tarian memiliki pesan dan maknanya masing-masing. Oleh sebab itu, jenis tari yang ditampilkan harus disesuaikan dengan keadaan yang ada. Seni tari terbagi menjadi dua, yaitu seni tari tradisional dan seni tari modern.

5. Seni sastra

Seni sastra merupakan jenis seni yang menggunakan media visual sebagai alat penyampaian keindahan atau maknanya. Seni sastra sering berbentuk kata-kata ataupun tulisan yang disuarakan. Contoh dari seni sastra, yaitu puisi, prosa, pantun, dan kaligrafi.

Fungsi Seni

Setelah memahami 5 jenis seni di atas, Anda juga harus paham fungsi dari keberadaan seni itu sendiri.

1. Fungsi individu

Fungsi ini adalah dampak yang akan diperoleh bagi diri sendiri ketika sedang menikmati suatu karya seni.

Baca Juga  Manfaat Vitamin C Bagi Kesehatan Tubuh

• Kebutuhan fisik

Pada hakekatnya manusia adalah makhluk pekerja. Berdasarkan pengertian seni, seni diciptakan oleh manusia. Jadi, melalui seni manusia bisa menghasilkan sebuah karya indah hasil dari pengoptimalan fisik yang dimiliki.

• Kebutuhan emosional

Setiap manusia memiliki pengalaman hidup berbeda yang turut mempengaruhi keadaan kejiwaan atau emosi masing-masing. Manusia dapat merasakan berbagai macam emosi seperti senang, sedih, marah, cemas, dan benci.

Oleh karena itu, kehadiran seni bisa menjadi salah satu pendorong manusia berubah emosinya entah menjadi lebih baik atau sebaliknya. Sebagai contoh, ketika manusia sedang sedih lalu dia menonton sebuah pertunjukan teater komedi maka emosinya akan berubah dari sedih menjadi senang.

2. Fungsi sosial

Fungsi sosial merupakan manfaat seni yang didapat oleh individu maupun kelompok dalam aspek sosial.

• Fungsi keagamaan

Seni sering digunakan sebagai media untuk ritual keagamaan atau salah satu alat untuk berdakwah. Misalnya, seni sebagai media dakwah dapat dilihat dari seni sastra yang menuliskan kata-kata indah mengenai Tuhan dan semesta.

Selain itu, banyak juga ritual keagamaan yang menggunakan seni tari dan musik seperti permainan musik gamelan untuk melaksanakan upacara Ngaben di Bali.

• Fungsi pendidikan

Tidak jarang beberapa hasil dari karya seni dijadikan sebagai alat peraga atau bahan ajar bagi pendidikan. Misalnya, film dokumenter, patung dan foto para pahlawan, serta musik untuk lagu-lagu nasional.

• Fungsi komunikasi

Seni juga dijadikan sebagai media untuk berkomunikasi dan berinteraksi. Banyak karya seni yang menyimpan pesan moral di dalamnya yang berfungsi untuk menjadi pengingat atau nasihat bagi manusia.

Contohnya, tarian adat dalam upacara petik laut yang bermakna sebagai tanda syukur terhadap Tuhan dari manusia di bumi.

Baca Juga  Apakah Benar Sistem Pendidikan Homeschooling Lebih Efektif dari Pendidikan Formal?

• Fungsi hiburan

Karya seni sering dipentaskan atau dipamerkan sehingga sering mengundang masyarakat untuk ikut menikmatinya. Dengan begitu, karya seni dapat disajikan sebagai sarana untuk berekreasi dan melepaskan kepenatan diri setelah sibuk beraktifitas.

Contohnya, seni musik dalam paduan suara atau seni rupa dalam pagelaran lukisan nasional.

• Fungsi artistik

Karena dalam pengertian seni terdapat unsur keindahan, maka seni sudah pasti berfungsi dalam hal artistik. Tidak semua hasil seni diciptakan untuk sisi komersil.

Banyak para seniman memamerkan hasil karya mereka secara gratis dengan tujuan sebagai bentuk apresiasi terhadap apa yang dirasakan.

• Fungsi guna

Sebagian besar karya seni yang berorientasi pada wujud umumnya dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, lukisan dinding, patung, atau kaligrafi untuk hiasan di dalam rumah.

• Fungsi kesehatan

Karena seni dapat berpengaruh terhadap perasaan pembuat maupun penikmatnya, maka seni bisa digunakan sebagai terapi kesehatan terutama bagi penderita gangguan psikis.

Mengapresiasi seni tidak harus ikut menciptakan sebuah karya seni melainkan bisa dengan cara memahami hakekat seni beserta fungsinya bagi kehidupan.

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.