Pengertian, syarat, manfaat, unsur dan jenis peta

Diposting pada 11.415 views

1. Pengertian Peta

Peta adalah gambaran sebagian atau seluruh permukaan bumi pada bidang datar yang diperkecil dengan ukuran skala tertentu.

Orang yang ahli dalam pembuatan peta di sebut sebagai kartografer, sementara badan pembuatan peta di Indonesia bermacam-macam, antara lain: Bokosurtanal ( Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional), Dinas Topografi dan sebagainya.

Pengertian, syarat, manfaat, unsur dan jenis peta


2. Syarat Peta

Syarat yang harus dimiliki sebuah peta adalah:

a. Conform

Conform adalah bentuk peta yang di gambar harus sebangun dengan keadaan sebenarnya di lapangan.

b. Equidistance

Equidistance adalah jarak di peta dikalikan skalanya harus sama dengan jarak sebenarnya di lapangan.

c. Equivalent

Equivalent adalah daerah atau bidang yang digambar di peta setelah diperhitungkan dengan skalanya harus sama dengan keadaan sebenarnya.

3. Manfaat Peta

Manfaat peta antara lain adalah:
a. Memberikan gambaran fisiografis secara umum permukaan bumi dan suatu daerah / wilayah (bentuk, relief, iklim, jenis tanah. jenis vegetasi).
b. Menunjukkan dan menggambarkan lokasi atau letak suatu kawasan atau wilayah atau obyek geografis lainnya.
c. Memperlihatkan ukuran (luas, bentuk, arah, dan jarak) suatu obyek geografi peta.
d. Mengetahui keadaan sosial, budaya, ekonomi suatu daerah (jumlah penduduk, persebaran penduduk).
e. Dapat menjadi alat bantu pendidikan untuk mempelajari muka bumi dan segala fenomena geografi.
f. Dapat menjadi alat bantu analisis suatu penelitian.

4. Unsur-unsur Peta

Unsur-unsur peta yang tertera adalah antara lain:

a. Judul peta

Judul peta memberikan informasi yang digambarkan serta tempat data tersebut di ambil.

b. Skala peta

Skala peta adalah angka yang menunjukkan perbandingan jarak antara peta dan jarak sesungguhnya, skala peta dibagi menjadi dua , yaitu:
1. Skala angka
Skala angka merupakan skala yang menggunakan perbandingan angka.
2. Skala garis
Skala garis adalah skala menggunakan gambar garis untuk menunjukkan perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya di bumi.

c. Garis astronomi

Garis astronomi adalah sebidang garis yang terdiri dari garis lintang dan bujur yang mewakili ukuran derajat, menit, dan detik. Garis astronomi mencerminkan letak absolut suatu tempat.

d. Arah / tanda orientasi

Tanda orientasi dicantumkan untuk mengetahui orientasi peta, sehingga pembaca dapat mengetahui arah tempat yang dipetakan.

e. Legenda / keterangan

Legenda merupakan keterangan dari tanda yang terdapat pada peta agar pembaca lebih mudah memahami isi peta.

f. Simbol peta

Simbol peta adalah tanda yang digunakan untuk mewakili kenampakan sebenarnya pada peta, meliputi kenampakan alami sebuah sungai, gunung, danau dan lain-lain dan kenampakan buatan seperti jembatan, gedung sekolah, dan lain-lain.
Simbol peta di bedakan menjadi tiga, yaitu:
1. Simbol titik
Digunakan untuk menggambarkan penyebaran berbagai fenomena di permukaan bumi.
2. Simbol garis
Digunakan untuk mewakili data geografis yang berhubungan dengan jarak.
3. Simbol luasan / bidang / area
Digunakan untuk mewakili suatu area dengan simbol yang mencakup kawasan luasan tertentu.

g. Inset

Inset adalah sebuah penjelasan daerah pada peta berupa peta kecil yang terdapat pada peta utama.

h. Warna

Tujuan penggunaan warna pada peta adalah untuk menunjukkan perbedaan keadaan wilayah, menunjukkan kualitas (perbedaan obyek) dan kuantitas (jumlah nilai tertentu) serta memberi nilai keindahan peta.

i. Sumber data dan tahun pembuatan

Untuk mengetahui dasar pembuatan dari sebuah peta.

j. Lettering

Lettering adalah tulisan atau angka untuk mempertegas makna simbol-simbol yang ada pada peta.

j. Garis tepi

Garis tepi adalah batas tepi peta dan berfungsi untuk meletakkan garis-garis astronomis beserta derajat-derajat (garis lintang dan bujur).

5. Jenis Peta

Jenis peta dapat di bedakan menjadi :

a. Jenis peta berdasarkan isinya

1. Peta Umum
Peta umum adalah peta yang menggambarkan seluruh bentuk kenampakan alam yang ada di permukaan bumi, baik kenampakan asli maupun kenampaka buatan.
[post_ads]
Peta Umum di bedakan lagi menjadi tiga jenis, yaitu:
a. Peta Dunia
Peta dunia adalah peta yang mengfgambarkan bentuk dan letak muka bumi serta wilayah setiap negara di dunia dengan skala tertentu.
b. Peta Topografi
Atau biasa disebut peta rupa bumi yaitu peta yang menggambarkan permukaan bumi beserta tinggi rendahnya.
c. Peta Korografi
Peta korografi adalah peta yang menggambarkan permukaan bumi, baik sebagian maupun seluruhnya yang bercorak luas dan dengan skala kecil.
2. Peta Khusus
Peta khusus adalah peta yang menggambarkan suatu kenampakan alam tertentu yang ada dipermukaan bumi.

b. Jenis peta berdasarkan bentuknya

Jenis peta berdasar bentuknya dapat dibedakan menjadi:
1. Peta Digital
Peta yang digambarkan pada sebuah aplikasi komputer, biasanya menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG).
2. Peta Timbul (relief)
Peta timbul atau relief adalah peta yang menggambarkan bentuk sebenarnya dari permukaan bumi.
3. Peta Datar
Peta datar adalah peta yang digambarkan dalam bidang datar berbentuk dua dimensi.

c. Jenis peta berdasarkan skalanya

Berdasarkan skalanya , peta dapat di bagi menjadi:
1. Peta Kadaster / Teknik
Peta kadaster atau teknik adalah peta yang memiliki skala antara 1:100 hingga 1:5.000. Banyak dipakai oleh Departemen Dalam Negeri dan Dinas Agraria (Badan Pertanahan Nasional).
2. Peta Skala Besar
Peta ini memiliki skala antara 1:5.000 hingga 1:250.000 yang digunakan untuk menggambarkan daerah dengan skala sempit, seperti peta kecamatan.
3. Peta Skala Menengah
Memiliki skala antara 1:250.000 hingga 1:500.000 yang digunakan untuk menggambarkan daerah yang agak lyuas , seperti peta provinsi.
4. Peta Skala Kecil
Memiliki skala antara 1:500.000 hingga 1:1.000.000 atau lebih yang digunakan untuk menggambarkan daerah yang relatif luas , seperti benua atau dunia.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *