Pengetahuan tentang organ hati pada Manusia

Diposting pada 6 views
Hati ( Hepar ) merupakan suatu organ tubuh pada manusia yang memiliki tugas untuk mengekskresikan empedu. Diketahui bahwa hati mampu mengekskresikan kurang lebih setengah Liter empedu setiap hari. 


Empedu merupakan suatu cairan yang berwarna kehijauan berasa pahit dengan pH sekitar 7-7,6. Empedu ini memiliki kandungan kolesterol, garam mineral, garam empedu, serta pigmen (zat warna empedu) yang disebut bilirubin dan biliverdin.

Hati mampu mengalami kerusakan ataupun pembusukkan oleh banyak factor. Dari survey yang diteliti. Hati banyak mengalami kerusakan ketika banyak manusia mengkonsumsi rokok maupun alkohol yang mampu membuat sel-sel di hati menjadi mati dan bila dilihat akan tampak berwarnah hitam. 


Tentu apabila anda mengalami penurunan fungsi hati dapat mengalami kematian apabila kerusakan yang ditimbulkan di dalam hati sangat parah. Akibat dari situ tentu saja akan menyebabkan kematian bagi si penderita. 

Pengetahuan tentang organ hati pada Manusia
Begitu pula empedu saja pun yang mengalami kerusakan akan menyebabkan hal yang fatal juga buat tubuh manusia.

Diketahui Empedu yang dihasilkan oleh hati disimpan dalam kantong empedu (vesika felea) dan dikeluarkan ke usus halus untuk membantu system pencernaan, misalnya:

  1. Mencernakan lemak
  2. Mengaktifkan lipase
  3. Mengubah zat yang tak larut dalam air menjadi zat yang dapat larut dalam air
  4. Membantu daya absorpsi lemak pada dinding usus.

Banyak sel darah merah yang telah mati atau rusak kurang lebih 10 juta sel darah merah telah dorombak atau diperberbaharui di dalam hati oleh khususnya yang disebut histiosit. Hemoglobin sel darah merah dipecah menjadi zat besi, globin, dan hemin


Zat besi diambil dan disimpan dalam hati untuk dikembalikan ke sumsum tulang. Globin digunakan lagi untuk metabolism protein atau membentuk Hb baru, sedangkan hemin di ubah menjadi zat warna empedu berwarna hijau kebiruan yang disebut bilirubin dan biliverdin.

Baca Juga  Hal yang Harus Dihindari Ketika Jerawatan

Zat warna empedu yang dikeluarkan ke usus dua belas jari dan dioksidasi menjadi urobilin. Urobilin berwarna kuning cokelat yang berperan memberi warna pada feses dan urin. Jika pembuluh empedu tersumbat, misalnya oleh kolesterol yang mengendap dan membentuk batu empedu, maka warna feses akan berwarna cokelat abu-abu. 


Sedangkan darah akan berwarna kekuningan karena empedu masuk ke peredaran darah (disebut penyakit kuning). Organ hati merupakan satu-satunya kelenjar yang menghasilkan enzim arginase yang berfungsi untuk menguraikan asam amino arginine menjadi asam amino ornitin dan urea. 

Ornitin yang terbentuk berfungsi untuk mengikat NH3 dan CO2 yang bersifat racun. Dalam sel-sel tubuh, ornitin diubah menjadi asam amino sitrulin. Strulin berperan mengikat NH3 menjadi arginine yang hanya dapat diuraikan di dalam hati, sedangkan urea dari hati diangkut ke ginjal untuk di keluarkan bersama urin.

Demikianlah artikel ini dibuat semoga dapat membantu dan bermanfaat untuk menambah wawasan serta lebih peduli dan menjaga kesehatan hati.

Salam GENUS (Generasi Penerus)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *