Tentang Gunung Merapi Dan Proses Meletusnya

Diposting pada 2.785 views

Penyebab Gunung Berapi Meletus ~ Secara umum, gunung berapi dapat diartikan sebagai suatu sistem saluran fluida yang terdiri atas batuan cair dengan suhu yang tinggi serta struktur memanjang dari kedalaman atmosfer -+ 10 km hingga ke permukaan bumi.

Gunung berapi juga merupakan sekumpulan endapan material yang akan keluar ketika letusan terjadi. Material yang keluar bisa berupa abu serta beragam jenis bebatuan dengan berbagai ukuran.

Kondisi gunung berapi

Ketika gunung berapi masih dalam keadaan aktif. Keadaan gunung akan terus mengalami perubahan seiring dengan berjalannya waktu. Gunung bisa memasuki kondisi tidur yang mana gunung tersebut tidak menunjukkan adanya aktivitas puluhan hingga ratusan tahun.

Namun kondisi tidur tersebut tidak akan berlangsung selama terus menerus melainkan ada saatnya, gunung akan aktif dan meletus.

Contoh gunung yang kembali aktif setelah mengalami fase mati yang cukup lama adalah gunung sinabung di Sumatera Utara. Gunung sinabung meletus di tahun 1600-an.

Pada tahun 2010, gunung tersebut kembali aktif dan meletus di tahun 2013. Hingga kini pun, letusan gunung sinabung masih juga berlanjut.

Letusan gunung berapi merupakan sebuah aktivitas vulkanik yang sering disebut pula dengan istilah erupsi. Hampir bisa dikatakan jika sebuah gunung yang meletus, biasanya berkaitan dengan zona kegempaan.

Penyebab Gunung Berapi Meletus
Penyebab Gunung Berapi Meletus

Hal ini dikarenakan, hubungan antar batas lempeng memiliki tekanan yang tinggi serta suhu lebih dari 1000 derajat celcius. Dengan suhu yang demikian, material serta bebatuan yang berada di sekitar bisa meleleh menjadi magma.

Magma yang terkumpul di dapur magma, terletak di bawah gunung berapi. Saat dapur magma sudah penuh, magma akan terdorong sehingga keluar dari gunung berapi. Magma yang tekah keluar, disebut dengan larva dengan suhu 700 hingga 1200 derajat celcius.

Baca Juga  Peta, Unsur-Unsur Peta dan Cara Membuat Peta

Ketika gunung berapi meletus, gunung berapi akan melemparkan berbagai material, bukan hanya pada area terdekatnya saja melainkan hingga puluhan kilometer.

Selain itu, awan panas serta gas beracun juga mengancam keselamatan penduduk sekitar yang bertempat tinggal tidak jauh dari lokasi letusan gunung.

Letusan gunung berapi menjadi salah satu bencana alam yang banyak menimbulkan beragam kerusakan dengan total kerugian yang tidak main-main.

Bukan hanya perumahan penduduk melainkan ladang pertanian juga terkena dampaknya. Belum lagi keluarnya lahar dingin yang dapat merusak infrastruktur umum.

Beragam Penyebab Gunung Berapi Meletus

1. Peningkatan kegempaan vulkanik

Kegempaan vulkanik ditandai dengan adanya aktivitas yang tidak biasa pada gunung berapi seperti peningkatan frekuensi gempa bumi yang meningkat dimana dalam sehari, dapat terjadi gempa hingga puluhan kali.

Selain terjadinya peningkatan aktivitas seismik, kejadian vulkanis lainnya bisa jadi karena pergerakan hidrotermalatau magma yang berlangsung di dalam perut bumi.

Jika peningkatan intensitas gempa bumi terjadi dalam kurun waktu yang telah ditentukan, maka perlu diwaspadai. Jangan lupa lakukan penyuluhan pada masyarakat sekitar. Selain itu, lakukan juga pengecekan dengan cara berbagi shift untuk pemantauan.

2. Suhu kawah mengalami peningkatan

Suhu magma yang naik, akan mempengaruhi magma secara keseluruhan. Pada jenis gunung yang normal, magma yang terkumpul tidaklah terlalu banyak di area kawah tidak menyebabkan perubahan suhu.

3. Terjadinya deformasi badan gunung

Deformasi badan gunung merupakan dampak dari gelombang magnet serta listrik sehingga dapat menyebabkan terjadinya perubahan struktur pada lapisan gunung yang bisa mempengaruhi bagian dalam gunung seperti dapur magma.

4. Lempeng bumi yang saling berdesakan

Lempeng yang saling berdesakan, menyebabkan tekanan besar yang menekan serta mendorong permukaan bumi sehingga membuat beragam gejala tektonik, meningkatkan aktivitas geologi gunung serta vulkanik.

Baca Juga  Sejarah Mengenai Tragedi Tanjung Priok Berdarah 1984

Lempeng merupakan bagian dari kerak bumi yang setiap saat terus bergerak. Daerah gunung merupakan zona dimana kedua lempeng bertemu dan menyebabkan struktur dalam gunung berapi berubah.

5. Akibat tekanan yang tinggi

Beberapa penyebab yang telah dijelaskan sebelumnya, mampu mendorong magma untuk bergerak ke atas dan masuk ke saluran kawah dan keluar.

Jika dalam perjalanan, magma mengalami penyumbatan, maka ledakan akan terjadi. Hal ini dikenal pula dengan letusan gunung berapi.

Letusan pada gunung berapi, akan semakin kuat jika volume magmanya juga besar. Bagi yang tinggal di sekitar gunung, sebaiknya tahu dengan betul ciri gunung akan meledak sehingga bisa melakukan antisipasi terlebih dahulu.

Penyebab Gunung Berapi Meletus

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.