Sejarah alat musik Sasando dari Nusa Tenggara Timur

Diposting pada 502 views
Diketahui sejarah musik sasando mula ada seorang pemuda yang bernama Sangguana di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Pada suatu hari ia menggembala di padang sabana. Ketika merasa lelah dan ngantuk, ia pun tertidur di bawah sebuah pohon lontar. 

Ketika di dalam tidurnya, ia bermimpi memainkan sebuah alat musik misterius. Ketika terbangun ia masih mengingat nada-nada yang dimainkan-nya. Saat kembali tidur, anehnya ia kembali memimpikan hal yang sama. Akhirnya, berdasarkan mimpinya itu Sangguana memutuskan untuk membuat sesuatu alat musik dari daun lontar dengan senar-senar di tangannya tersebut.


Alat musik yang mirip harpa tersebut sekarang dikenal sebagai Sasando. Secara harfiah nama Sasando menurut asal katanya dalam bahasa Rote, sasandu, yang memiliki arti “alat yang bergetar atau berbunyi”


Konon Sasando digunakan di kalangan masyarakat Rote sejak abad ke-7. Dari sudut pandang kita dapat dilihat bahwa bentuk Sasando mirip dengan instrument petik lainnya seperti gitar, biola, dan kecapi. 

Diketahui bahwa bagian utama Sasando berbentuk tabung yang memanjang yang biasanya terbuat dari bambu. Pada bagian tengahnya, terdapat melingkar dari atas ke bawah diberi ganjalan-ganjalan tempat senar-senar (dawai-dawai) yang direntangkan di tabung dari atas ke bawah yang memiliki tumpuan.

Sejarah alat musik Sasando dari Nusa Tenggara TimurGanjalan-ganjalan yang terdapat pada bagian Sasando ini memberikan suatu nada yang berbeda-beda pada setiap petikan senar. Tabung sasando ini ditaruh dalam sebuah wadah yang terbuat dari semacam anyaman daun lontar yang dibuat seperti kipas. 


Wadah tersebut merupakan tempat resonansi sasando. Sampai berkembangnya zaman, alat musik sasando ini semakin lebih dikenal luas, apalagi sejak masuknya orang Rote yang memainkan sasando dalam ajang Indonesia mencari bakat. 

Hal tersebut tentu saja menaikkan pamor akan alat musik sasando. Dengan demikian alat musik sasando ini menyebabkan semakin dikenal lebih luas oleh kalangan masyarakat luas bahwa ada alat musik yang yang terbuat dari daun lontar yang memiliki suara yang merdu dan nyaring.

Dari hal tersebut alat musik sasando ini pun semakin bermunculan pemain-pemain alat musik sasando yang membawa nama daerah Rote sebagai penghasil utama alat musik sasando yang asal muasal terbuat dari bahan daun lontar ini.
Demikianlah artikel ini dibuat semoga dapat membantu dan bermanfaat untuk menambah wawasan anda tentang alat musik Sasando ini.

Salam GENUS (Generasi Penerus)
Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.