Sejarah Meletusnya Perang Vietnam

Diposting pada 562 views

Perang Vietnam terjadi pada tahun 1957-1975. Perang ini melibatkan negara-negara yang menganut dua ideologi raksasa yaitu Komunis dan Liberal.

Perang ini juga disebut dengan perang Indochina kedua. Perang Vietnam secara khusus adalah konflik antara Vietnam Selatan (Republik Vietnam) dan Vietnam Utara ( Republik Demokratik Vietnam).

Namun, adanya campur tangan dari negara-negara besar lain membuat perang ini menjadi semakin berkepanjangan dan memakan lebih banyak korban.

Di kubu Vietnam Selatan, mereka bersekutu dengan Amerika Serikat, Thailand, Korea Selata, Filipina, dan Selandia Baru. Sedangkan Vietnam Utara hanya memperoleh dukungan dari USSR dan China (sekarang Tiongkok).

Akibat perang ini, banyak sekali penduduk Vietnam saat itu mengungsi ke negara-negara lain. Seperti Amerika Serikat dan Australia. Maka tidak heran jika kini kita dapat dengan mudah menjumpai komunitas Vietnam di negara tersebut.

Sejarah Meletusnya Perang Vietnam
Sejarah Meletusnya Perang Vietnam

Latar belakang terjadinya perang Vietnam

Perang ini berawal saat kemerdekaan Vietnam dideklarasikan pada tanggal 2 September 1945 oleh Ho Chi Minh. Namun Viet Minh, seorang komunis dari Vietnam Selatan malah menyertakan pasukan dari kolonial Prancis untuk ikut perang gerilya tepat setelah kemerdekaan Vietnam dideklarasikan.

Akhirnya pasukan Ho Chi Minh berhasil menaklukan pasukan Prancis di Dien Phu pada tahun 1953. Sejak saat itu, Ho Chi Minh melakukan re-unit pada Vietnam Utara, dengan alat kader yang mereka miliki di Vietnam Selatan yang disebut vietcong (VC). Untuk mendukung VC di selatan, Hi Chi Minh menggunakan strategi seperti di PD II yakni taktik perang gunung dan hutan.

Saat tahun 1946, Perancis sengaja memasang pasukannya di kota-kota Vietnam dan menahan kota tersebut. Hal ini membuat Viet Minh gencar melakukan perlawanan sehingga pecahlah perang Vietnam.

Perang Vietnam

Perancis yang saat itu banyak mencampuri urusan Vietnam harus meletakkan 16.000 pasukannya di perbatasan kedua bagian yang bersekutu tepatnya di Bien Phu (di lembah pegunungan).

Prancis menempatkan pasukannya disini dengan tujuan untuk mengawasi pergerakan kedua negara dari perbatasan. Dipilihnya tempat ini juga menurut pertimbangan bahwa Viet Minh tidak dapat menyerang mereka.

Namun perkiraan tersebut ternyata salah. Pasukan Vietnam di bawah kepemimpinan Jenderal Giap menyiapkan pasukan dan dengan bantuan 200.000 kuli angkut barang untuk menyerbu pertahanan Perancis.

Akhirnya Maret 1954 Viet Minh memulai serangan mereka ke Dien Bien Phu, tempat Perancis meletakkan pasukannya. Pada tanggal 7 Mei 1954, Perancis berhasil diruntuhkan oleh pasukan Vietnam.

Namun ternyata perang ini tidak hanya sampai disitu, perang ini terus berlangsung hingga 9 tahun dan memakan korban jiwa lebih dari 1 juta warga sipil.

Seseorang yang ditugaskan oleh Viet Minh untuk bernegosiasi akhirnya berhasil mencapai kesepakatan dengan Prancis bahwa Vietnam akan dibagi menjadi dua bagian, yaitu Kapitalis Vietnam Selatan dan Komunis Vietnam Utara.

Keputusan ini diambil pada tanggal 20 Juli 1954. Akan tetepi saat itu gerilya Vietnam Utara berhasil meruntuhkan pemerintahan Diem. Hasilnya Vietnam Utara pun dapat dengan leluasa mengendalikan aktivitas militer.

Mereka juga secara diam-diam menyusupkan 40.000 pasukan ke Vietnam Selatan untuk memberikan persenjataan bagi para komunis disana.

Setelah negosiasi tersebut, Prancis resmi meninggalkan wilayah Vietnam untuk pulang ke negaranya. Namun penderitaan belum berakhir, karena setelah itu Amerika Serikat datang. Pada awal kedatangannya AS sudah menempatkan lebih dari 500.000 pasukan di Vietnam Selatan.

Campur Tangan Amerika di Perang Vietnam

AS pun ikut mencampuri urusan perang ini. Semua berawal pada tanggal 2 Agustus 1964 dimana 2 kapal pesiar AS di berondong peluru oleh kapal Vietnam di Teluk Tonkin.

Setelah itu AS yang saat itu pro Vietnam selatan melakukan operasi bom besar-besaran ke arah Vietnam utara pada bulan Maret 1965. Bom yang dijatuhkan saat itu bahkan melebihi jumlah bom yang dijatuhkan saat PD II. Cukup mengerikan.

Pada akhirnya perang Vietnam ini pun mencapai puncaknya pada tahun 1968. Saat itu Vietnam Selatan benar-benar diatas angin setelah memperoleh bantuan pasukan melimpah dari para sekutunya.

Amerika Serikat mengerahkan lebih dari 500.000 tentara, sedangkan gabungan dari Thailand, Australia, Filipina, Korsel, dan New Zealand menyumbang 90.000 orang, Vietnam Selatan sendiri memiliki pasukan 1,5 juta orang.

Sementara ada dari Front Pembebasan Nasional milik AS yang juga mengerahkan 400.000 pasukan.

Akhirnya Vietnam Utara pun di serang habis-habisan terutama lewat jalur udara yang dilancarkan oleh pasukan AS yang benar-benar melumpuhkan pasukan Vietnam Utara.

Setelah perang tersebut berakhir, ditariklah pasukan-pasukan sekutu dari medan perang. Termasuk Amerika Serikat yang menarik pasukannya.

Pada tahun 1969 diadakan negosiasi antara Amerika, Vietnam Utara, dan Vietnam Selatan dilakukan di Paris, Perancis.

Akhirnya pada tahun 1972 Amerika sudah menarik sebagian besar pasukannya dari Vietnam bahkan sebelum perundingan Paris menemukan titik hasil.

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.