Tahukah Anda Siapa Wanita Pertama Ahli Matematika

Diposting pada 581 views
Ilmu Pengetahuan ( Event Zero Indonesia ) Hypatia (370-415), itulah nama dari seorang wanita yang berasal dari Alexandria, yang diketahui sebagai wanita pertama ahli matematika. 

Diketahui pula bahwa Hypatia adalah seorang ahli filsafat, ilmuwan dan cendekiawan. Dia dibesarkan oleh bapaknya Theon setelah ibunya meninggal ketika dia masih bayi. Sebagai seorang professor matematika universitas, laki-laki ini mengawasi tiap-tiap aspek pendidikan Hypatia

Di bawah perwalian-nya, Hypatia belajar matematika, ilmu pengetahuan, seni, filosofi dan kesusasteraan, serta juga diketahui mulai mengerjakan pekerjaan rutin sehari-hari yang membutuhkan tenaga yang semuanya merupakan bagian dari latihan yang diberikan ayahnya.

Diketahui bahwa setelah menghadiri suatu sekolah di Athena yang diajarkan oleh Plutarch (46-120 M), Hypatia kembali ke Alexandria dan menjadi seorang guru besar di universitas, di mana Beliau dikatakan telah menduduki kursi dari filosofi Platonik
Kemudian Hypatia dipertimbangkan sebagai salah satu dari orang yang paling bijaksana yang pendapatnya sangat dihormati, hal tersebut membuat pelajar dari berbagai Negara tertarik ke Alexandria untuk mendengarkan ceramah kulia tentang matematika yang diilhaminya dan untuk belajar dengannya.
Tahukah Anda Siapa Wanita Pertama Ahli Matematika
Hypatia berasal dari tulisannya kepada muridnya yang bernama Synesius Cyrene di Yunani, yang selanjutnya menjadi Uskup Ptolemais pada tahun 411. 
Pada waktu itu Hypatia mengusulkan bahwa Synesius mengukur posisi bintang dan planet dengan suatu astrolabe dan suatu planisphere, instrument (alat-alat) astronomi yang telah dirancang. 
Hypatia diketahui mempertahankan tradisi agama Yunani meskipun agama Kristen telah mendominasi di Alexandria, yakni telah menjadi korban dari perjuangan kekuasaan antara temannya Orestes, kepala daerah Roma yang berasal dari Mesir, dan Cyrill, kepala keluarga Kristen Alexandria yang melakukan suatu penghapusan apa yang ia pandang sebagai suatu kepercayaan religious bid’ah.
Disemangatkan oleh Cyrill, suatu sekelompok rakyat banyak menculik dan membunuh Hypatia pada 415 M. Beberapa sejarawan memandang kematian seorang Hypatia sebagai tanda berakhirnya suatu era keemasan matematikan Yunani. 
200 tahun kemudian, Alexandria dibinasakan oleh Arab, yang menjadi akhir seribu tahun tradisi Negara tentang seni akademis Universitas di Alexandria. Pada zamannya Hypatia tergolong wanita yang memiliki pengaruh yang mampu membuat sejarah di dunia.
Demikianlah artikel ini dibuat semoga dapat bermanfaat dan berguna bagi anda tentang Hypatia yang sebagai wanita pertama ahli matematika.
Salam GENUS (Generasi Penerus)

Loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.